Menanggapi tuntutan Mahasiswa, Adrianus Zega menyampaikan apresiasi. Ia mengungkapkan rasa prihatin dengan situasi bangsa saat ini.
"Terima kasih sudah mengingatkan kita semua, biarlah ini menjadi gerakan kita semua tetapi dengan tetap mencintai Indonesia," ujar Adrianus Zega.
Ia menegaskan pintu kantor DPRD akan selalu terbuka menampung aspirasi masyarakat.
"Kita bisa hadir dan berdiskusi tentang kepemudaan. Kita sehaluan dan sepikir dengan apa yang disampaikan, terima kasih telah diingatkan," ujarnya.
Terkait aspirasi yang telah disampaikan, politisi PDIP itu memastikan akan menindaklanjutinya.
"Tentu ada kewenangan-kewenangan, baik secara nasional tentu kami akan menempatkan diri untuk menyalurkan, menyampaikan dan men-streassing aspirasi yang disampaikan," tambahnya.
Pada kesempatan ini, beberapa orasi peserta aksi juga menyampaikan issue - issue lokal seperti kelangkaan gas LPG 3kg dipangkalan, mahalnya harga beras maupun pembangunan yang tidak merata di Kota Gunungsitoli.
Dari pantauan, tampak pada aksi demo itu Kapolres Nias, AKBP Agung, bersama Dandim 0213/Nias, Letkol Inf Sampe T. Butarbutar, ikut duduk bersila dengan massa.
Aksi demo yang berlangsung damai ini dikawal ketat Personel gabungan TNI/Polri. Usai menyampaikan tuntutannya, massa membubarkan diri dengan tertib.(Yogi)
Artikel Terkait
Geledah Kantor Dinkes Nias Barat, Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Sita 30 Bundel Dokumen
Maksimalkan Perbaikan Pelayanan, Pelindo Gunungsitoli Segera Rehab Dermaga Beton
Keren! Mahasiswa PGSD Universitas Nias raih Penghargaan Best Research Paper ICEETE 2025
Bupati Nias, Ya'atulo Gulo Pimpin Langsung Upacara Peringatan HUT Pramuka Ke-64 Tahun 2025
Kendala Pengusulan P3K Paruh Waktu, Bupati Nias Barat: Keuangan Daerah Tidak Cukup