Minggu, 19 Juli 2026

Bandara Wunopito di Lewoleba Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Lewotobi

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Senin, 15 Januari 2024 | 14:07 WIB
erupsi Gunung Lewotobi (Sumber: RRI)
erupsi Gunung Lewotobi (Sumber: RRI)

NAWACITAPOST.COM - AirNav Indonesia Cabang Kupang melaporkan bahwa Bandara Wunopito di Lewoleba, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur, harus ditutup sementara sebagai langkah pencegahan imbas abu vulkanik dari erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur.

I Nyoman Oka Wirana, General Manager AirNav Indonesia Cabang Kupang, menyampaikan, "Betul bandara di Lewoleba ditutup sementara waktu akibat abu vulkanik Gunung Lewotobi."

Penutupan ini berkaitan langsung dengan perkembangan penerbangan dari Bandara El Tari Kupang ke beberapa bandara di pulau Flores, terutama yang berdekatan dengan lokasi erupsi gunung api Lewotobi Laki-laki.

Baca Juga: Maksimalkan PAD, Komisi B Ajak Wisata dalam Kota

Rute penerbangan ditutup mulai pukul 10.00 Wita dan diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 16.00 Wita sore hari ini. Oka Wirana menyatakan bahwa perkembangan selanjutnya akan diinformasikan jika ada perubahan kondisi.

Meskipun, secara kasatmata, abu vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki tidak terlihat atau ditemukan di Bandara Wunopito saat dilakukan Paper Test, namun sebaran debu vulkanik tersebut berada di atas wilayah udara Kota Lewoleba.

Informasi ini didasarkan pada hasil foto citra satelit dan laporan dari pilot pesawat yang melintasi wilayah udara Lewoleba.

Baca Juga: Wisata Giri Wanara Glamping di Yogyakarta, Temukan Sensasi Menginap yang Syahdu Disini

Tyas Novitasari, pejabat humas Bandara El Tari Kupang, mengonfirmasi bahwa saat ini tidak ada penerbangan menuju bandara tersebut. "Namun memang benar bahwa sudah ada penutupan bandara tersebut," ungkapnya.

Dengan penutupan Bandara Wunopito, ini menjadi empat bandara yang terpaksa ditutup akibat langsung dari erupsi Gunung Lewotobi.

Bandara lain yang terdampak antara lain adalah Bandara Ende, Bandara di Maumere Kabupaten Sikka, Bandara di Larantuka Flores Timur. Penutupan ini dilakukan dengan alasan keselamatan sebagai respons terhadap potensi bahaya akibat abu vulkanik.

Baca Juga: Destinasi Wisata La Li Sa Farmer's Village Yogyakarta, Rasakan Berlibur Seperti di Negeri Belanda yang Seru Banget

Semua pihak diharapkan terus memantau perkembangan situasi guna mengantisipasi dampak lebih lanjut dari aktivitas vulkanik ini.

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini