NAWACITAPOST.COM - Komisi B DPRD Kota Surabaya mengajak para pengelola destinasi wisata di kota ini untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan melakukan optimalisasi dan inovasi.
Wakil Ketua Komisi B, Anas Karno, menyampaikan hal ini saat mendampingi warga Jangkungan Surabaya berwisata di Kebun Binatang Surabaya (KBS) pada Minggu (14/01/2024).
Anas menekankan bahwa destinasi wisata seperti KBS memiliki potensi PAD yang tinggi jika dikelola secara optimal.
Baca Juga: Di Pimpin Eri Cahyadi, Program Padat Karya Surabaya Sukses Menyerap 36.194 Tenaga Kerja
"Contohnya KBS ini, animo masyarakat terhadap wisata yang menjadi trade mark kota Surabaya ini begitu tinggi. Nah jika bisa dioptimalisasi bukan tidak mungkin PAD akan meningkat tajam," ujarnya.
Lebih lanjut, Anas menggarisbawahi perlunya inovasi kreatif dari pengelola wisata untuk meningkatkan minat masyarakat.
"Pengelola harus berani membuat inovasi dan menyediakan fasilitas seperti wahana dan lain sebagainya yang mampu meningkatkan minat masyarakat," ungkap Anas.
"Sehingga, masyarakat akan lebih memilih wisata-wisata lokal Surabaya. Dan ini penting," tambahnya.
Anas optimis bahwa dengan adanya inovasi, destinasi wisata Surabaya akan mampu bersaing dengan wisata di daerah lain, memberikan kontribusi positif terhadap PAD.
Dia menyebut beberapa destinasi potensial seperti Surabaya Night Zoo di KBS, Kawasan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran.
Baca Juga: Berikut 5 titik parkir di Surabaya yang bisa pakai QRIS
Termasuk juga di Romokalisari Land, Kebun Raya Mangrove, serta beberapa museum di kompleks Gelora Pancasila.
"Tentunya, optimalisasi PAD di sektor wisata ini juga membutuhkan peran serta masyarakat dengan memilih wisata-wisata di dalam kota sendiri," pungkas Anas. ***