Minggu, 19 Juli 2026

Debat Capres Kedua Akan Digelar Hari Ini, Simak 11 Hasil Survei Terbaru Pilpres 2024

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Minggu, 7 Januari 2024 | 08:40 WIB
Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan saat debat Capres yang pertama pada tanggal 12 Des 2023 lalu (Nawi)
Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan saat debat Capres yang pertama pada tanggal 12 Des 2023 lalu (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Debat calon presiden kedua, yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Minggu (7/1/2024), akan menyoroti isu-isu pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik. Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo bersiap beradu argumentasi dalam acara yang dinanti-nantikan itu.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah lembaga survei telah merilis hasil-hasil terkait elektabilitas calon presiden dan wakil presiden untuk periode 2024-2029.

Berikut adalah rangkuman hasil survei dari 10 lembaga yang dirilis mulai awal Desember hingga Jumat (29/12/2023).

Baca Juga: Antisipasi Bencana Demografi, Ganjar-Mahfud Janji 17 Juta Lapangan Kerja Baru

1. LSI Denny JA

Prabowo-Gibran: 43,3%
Anies-Cak Imin: 25,3%
Ganjar-Mahfud: 22,9%
Suara tidak sah: 0,6%
Tidak jawab/tidak tahu: 7,9%

Menurut Direktur Konsultan Citra Indonesia-LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, jika terjadi dua putaran, pasangan Prabowo-Gibran sudah pasti lolos ke putaran kedua.

2. Polling Institute

Prabowo-Gibran: 46,1%
Anies-Muhaimin: 22,6%
Ganjar-Mahfud: 20,5%
Tidak menjawab: 10,8%

Peneliti Polling Institute, Kennedy Muslim, menyatakan bahwa dalam simulasi 3 pasangan, Prabowo-Gibran masih mengalami kenaikan dibandingkan dengan survei sebelumnya.

Baca Juga: Prabowo: Pers Sebagai Check dan Balance, Meski Kadang Membuat Sakit Hati

3. CSIS (Centre for Strategic and International Studies)

Prabowo-Gibran: 43,7%
Anies-Muhaimin: 26,1%
Ganjar-Mahfud: 19,4%
Rahasia/belum menentukan pilihan: 6,4%
Tidak tahu/tidak jawab: 4,5%

Arya Fernandes, Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, menyebut elektabilitas ini bisa berubah sesuai perkembangan politik.

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini