Minggu, 19 Juli 2026

10 Kementerian Penerima Anggaran Terbesar Tahun 2026, BGN Bakal Dapat Lebih dari Rp200 Triliun

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 10 Juni 2025 | 11:27 WIB
Pemerintah tengah mempersiapkan arah kebijakan anggaran untuk tahun 2026.  (X)
Pemerintah tengah mempersiapkan arah kebijakan anggaran untuk tahun 2026. (X)

NAWACITAPOST.COM - Pemerintah mulai mempersiapkan arah kebijakan anggaran untuk tahun 2026, termasuk kebutuhan belanja dari 98 kementerian dan lembaga yang akan beroperasi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Informasi ini tercantum dalam dokumen resmi Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026, yang dirilis ke publik pada 10 Juni 2025.

Dalam prosesnya, setiap kementerian dan lembaga akan menjalani tahapan tinjau ulang angka dasar (review baseline) bersama Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Anggaran serta Bappenas. Proses ini dilakukan untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-K/L) yang mengacu pada arah kebijakan pembangunan nasional tahun 2026 sebagaimana tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

Salah satu hal mencolok dari dokumen tersebut adalah perubahan signifikan dalam urutan lembaga dengan anggaran terbesar. Untuk pertama kalinya, Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak lagi berada di peringkat teratas. Posisi pertama kini diambil alih oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan alokasi anggaran sebesar Rp 217,86 triliun.

Badan Gizi Nasional merupakan lembaga baru yang dibentuk untuk menjalankan program unggulan Presiden Prabowo, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dirancang untuk menciptakan dampak ekonomi yang luas, seiring dengan perbaikan gizi masyarakat dan peningkatan kesejahteraan secara keseluruhan.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

Di posisi kedua, Kementerian Pertahanan tetap memperoleh anggaran besar yakni Rp 167,4 triliun, sedikit lebih tinggi dibanding alokasi tahun sebelumnya yang berada di angka Rp 166,2 triliun. Sementara itu, Polri turun ke peringkat ketiga dengan pagu indikatif sebesar Rp 109,67 triliun. Angka ini lebih rendah dari anggaran 2025 yang mencapai Rp 126,62 triliun.

Kementerian Kesehatan juga mengalami penurunan alokasi anggaran, meski tetap berada di posisi keempat dengan Rp 104,35 triliun. Anggaran ini sedikit lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 105,7 triliun. Namun perlu dicatat, angka-angka dalam dokumen ini masih bersifat indikatif dan dapat berubah mengikuti dinamika pembahasan lebih lanjut.

Berikut daftar sepuluh kementerian dan lembaga dengan anggaran terbesar dalam rencana anggaran 2026:

1. Badan Gizi Nasional (BGN): Rp 217,86 triliun
2. Kementerian Pertahanan: Rp 167,4 triliun
3. Kepolisian Republik Indonesia (Polri): Rp 109,67 triliun
4. Kementerian Kesehatan: Rp 104,35 triliun
5. Kementerian Sosial: Rp 76,04 triliun
6. Kementerian Agama: Rp 75,21 triliun
7. Kementerian Pekerjaan Umum: Rp 70,85 triliun
8. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek): Rp 55,45 triliun
9. Kementerian Keuangan: Rp 47,13 triliun

Baca Juga: Usulkan Ahok, Alifurrahman: Menteri Agama Tak Harus Ulama, Tapi Harus Paham Manajemen  

Perubahan dalam urutan kementerian dan lembaga penerima anggaran terbesar ini menunjukkan adanya penyesuaian kebijakan belanja pemerintah, terutama dalam mendukung program prioritas yang dinilai mampu memberikan dampak langsung terhadap masyarakat luas. Penyusunan anggaran ini diharapkan dapat mendukung agenda pembangunan nasional secara lebih efektif dan terarah.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini