Minggu, 19 Juli 2026

Deretan 7 Konglomerat Properti Terkaya di Indonesia, Siapa Saja Mereka?  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 2 Juni 2025 | 09:48 WIB
PT Ciputra Development Tbk merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia. (X)
PT Ciputra Development Tbk merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia. (X)

4. Trihatma Kusuma Haliman

Trihatma melanjutkan bisnis yang dirintis ayahnya, Anton Haliman, lewat Agung Podomoro Land. Sejak bergabung pada 1973, ia berhasil mengembangkan bisnis tersebut menjadi salah satu pengembang terbesar di Indonesia, dengan proyek-proyek yang mencakup hunian vertikal, kawasan komersial, dan hotel. Ia juga sempat melakukan ekspansi ke luar negeri dengan membeli properti di Singapura. Kekayaannya tercatat mencapai 6,98 triliun rupiah.

Baca Juga: 5 Kasus Brankas Dibobol, Termasuk Milik Dara Arafah! Ini Cara Memilih Brankas yang Aman  

5. Osbert Lyman

Osbert Lyman memimpin Lyman Group, yang memiliki portofolio bisnis di bidang real estat, kelapa sawit, dan kehutanan. Di Jakarta, grup ini dikenal sebagai pemilik Wisma 46 dan hotel Shangri-La. Meskipun pada tahun 2022 namanya tidak lagi tercantum dalam daftar 50 orang terkaya Forbes, pada tahun sebelumnya ia sempat berada di urutan ke-49 dengan kekayaan 800 juta dolar AS.

6. Soetjipto Nagaria

Soetjipto mendirikan dan memimpin Summarecon Agung, perusahaan properti yang mengembangkan kawasan kota mandiri seperti Summarecon Kelapa Gading, Serpong, dan Bekasi. Ia dikenal sebagai pelopor pengembangan kawasan terpadu yang menjadi rujukan pengembang lainnya. Forbes sempat mencatat kekayaannya sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar 6 triliun rupiah, meskipun pada 2022 namanya tidak lagi muncul dalam daftar tahunan tersebut.

7. Harjanto Tirtohadiguno

Dikenal juga dengan nama The Ning King, Harjanto merupakan pendiri PT Alam Sutera Realty Tbk., perusahaan yang mengembangkan kawasan hunian dan komersial seperti Alam Sutera dan Suvarna Sutra. Ia sukses menjual ribuan unit hunian dalam waktu singkat dan memperluas proyeknya ke lahan ribuan hektare. Meskipun perusahaannya sempat berpindah kepemilikan, Harjanto berhasil mengakuisisinya kembali dan tetap mempertahankan nama perusahaan.

Ketujuh tokoh ini menunjukkan bahwa sektor properti di Indonesia masih menjadi ladang yang subur untuk tumbuh dan berkembang. Lewat strategi bisnis yang tepat dan visi jangka panjang, mereka berhasil menjadikan properti sebagai sumber kekayaan yang mengubah wajah kota-kota besar di Indonesia.

 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini