Minggu, 19 Juli 2026

Lebih dari 4 Ribu Barang Tertinggal di Kereta Sepanjang 2025, Ada Ponsel dan Perhiasan!  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 9 Mei 2025 | 10:09 WIB
Nilai seluruh barang yang diamankan KAI mencapai lebih dari Rp 4,5 miliar.  (X)
Nilai seluruh barang yang diamankan KAI mencapai lebih dari Rp 4,5 miliar. (X)

 

NAWACIAPOST.COM - Ribuan barang ditemukan tertinggal di kereta api selama periode Januari hingga April 2025. Data dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat sebanyak 4.036 barang milik pelanggan berhasil diamankan melalui layanan Lost and Found yang tersedia di berbagai stasiun.

Dari jumlah tersebut, 1.471 termasuk barang berharga seperti ponsel, laptop, perhiasan, dompet, dan dokumen penting. Barang-barang lain yang juga sering tertinggal antara lain tas, pakaian, botol minum, dan charger. Estimasi total nilai seluruh barang yang diamankan mencapai lebih dari Rp 4,5 miliar. Barang-barang itu ditemukan di berbagai lokasi, baik di dalam kereta maupun di area stasiun.

Menurut Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, temuan ini menunjukkan tingginya mobilitas pelanggan dan masih adanya kelalaian dalam memeriksa barang bawaan. Petugas KAI disebut langsung mendata setiap temuan dan menyimpannya secara rapi agar bisa dikembalikan kepada pemiliknya. Proses pencocokan identitas barang dilakukan secara hati-hati demi memastikan keamanan dan ketepatan pengembalian.

Citramaja City adalah pilihan hunian yang tepat untuk keluarga masa kini, karena fasilitasnya lengkap, lingkungan hijau, dan akses strategis. (Instagram)

"Kami akan bantu semaksimal mungkin. Asalkan data dan ciri barang sesuai, proses pengambilan bisa dilakukan dengan mudah," kata Anne.

Pelanggan yang merasa kehilangan barang dapat melapor melalui Contact Center 121, WhatsApp di nomor 08111-2111-121, email [email protected], atau mailto:[email protected], serta bisa langsung ke loket layanan pelanggan yang tersedia di stasiun. Layanan ini tidak dipungut biaya dan menjadi bagian dari komitmen KAI dalam memberikan kenyamanan kepada pengguna kereta api.

Anne menambahkan bahwa KAI akan membantu secara maksimal selama pelanggan dapat memberikan data dan deskripsi barang yang sesuai. Banyak pelanggan yang berhasil mendapatkan kembali barangnya dalam waktu singkat setelah menghubungi layanan tersebut.

Baca Juga: Profil Robert Francis Prevost Terpilih sebagai Paus Leo XIV, Paus Pertama dari Amerika Serikat  

Ia juga mengimbau agar setiap penumpang lebih teliti sebelum turun dari kereta atau meninggalkan stasiun, guna menghindari kejadian serupa. Layanan Lost and Found ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam memperkuat citra transportasi publik yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga bertanggung jawab dalam setiap aspek pelayanan.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini