NAWACITAPOST.COM - Tidak seperti para pendahulunya, Paus Fransiskus membuat pilihan yang berbeda terkait tempat peristirahatan terakhirnya.
Alih-alih dimakamkan di Gua Vatikan, beliau lebih memilih Basilika Santa Maria Maggiore — sebuah tempat doa yang sangat ia cintai semasa hidup.
Keputusan ini merupakan permintaan pribadi yang telah ia sampaikan jauh sebelum wafatnya.
Dalam beberapa kesempatan wawancara, Paus Fransiskus menekankan keinginannya untuk dimakamkan dengan sederhana namun penuh martabat, sebagaimana umat Kristen lainnya.
Ia bahkan secara tegas meminta agar jenazahnya tidak dipamerkan secara publik untuk penghormatan terakhir.
Sebagai gantinya, tubuhnya akan ditempatkan dalam peti terbuka tanpa upacara penghormatan resmi di Istana Apostolik, seperti yang lazim dilakukan sebelumnya.
Baca Juga: Sejarah Cincin Nelayan Paus Fransiskus Yang Kini Akan Dimusnahkan
Hal ini pun membuat perhatian dunia tertuju pada Basilika Santa Maria Maggiore sebagai lokasi pemakaman yang akan berlangsung antara Jumat, 25 April hingga Minggu, 27 April 2025, sebagaimana disampaikan oleh pihak Vatikan.
Basilika Santa Maria Maggiore, menurut Insight Tour, adalah salah satu gereja tertua dan paling sakral dalam tradisi Katolik.
Terletak di jantung kota Roma, Italia, basilika ini merupakan salah satu dari empat Basilika Kepausan utama yang dipenuhi sejarah spiritual, kemegahan arsitektur, dan seni religius yang luar biasa.
Didedikasikan bagi Santa Perawan Maria, gereja ini dikenal luas sebagai pusat ziarah umat Katolik yang ingin lebih dekat dengan Tuhan dan menghormati Bunda Maria.
Dari mosaik-mosaik yang memesona hingga relikui suci, Basilika Santa Maria Maggiore menjelma sebagai simbol iman dan keindahan yang tak lekang oleh waktu.
Tak hanya itu, basilika ini juga menjadi tempat perlindungan Maria pertama di dunia Barat dan termasuk dalam Tujuh Gereja Peziarah Roma.
Salah satu ikon yang paling dihormati di sini adalah Salus Populi Romani, lukisan Perawan Maria yang diyakini sebagai pelindung rakyat Roma. Gambar ini memperoleh penobatan kanonik dari Paus Gregorius XVI pada 15 Agustus 1838.
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Akan Dimakamkan Setelah 9 Hari Berkabung, Kapan Pemakamannya?
Sampaikan Duka Cita, Yasonna Laoly Ungkap Kesan Pribadi Usai Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan
Cincin Nelayan Paus Fransiskus Akan Dihancurkan Setelah Wafat, InI Alasannya
Sejarah Cincin Nelayan Paus Fransiskus Yang Kini Akan Dimusnahkan