Minggu, 19 Juli 2026

Generasi Milenial di Kursi Pemerintahan: Berikut Profil 10 Kepala Daerah di Bawah Usia 30 Tahun  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 10 April 2025 | 10:29 WIB
 Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova.   (X)
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Fenomena kepemimpinan muda di Indonesia semakin terlihat nyata seiring dengan pelantikan serentak kepala daerah untuk periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, pada 20 Februari 2025. Dalam pelantikan yang mencatat rekor terbanyak sepanjang sejarah Indonesia ini, tercatat sebanyak 961 pasangan kepala daerah dan wakilnya resmi diambil sumpah jabatan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 15/P Tahun 2025 dan Nomor 24/P Tahun 2025.

Keberagaman latar belakang dan usia para pemimpin daerah menjadi perhatian khusus, terutama karena munculnya sejumlah kepala daerah yang berusia di bawah 30 tahun. Keterlibatan generasi muda dalam kepemimpinan daerah menandai babak baru regenerasi politik di Indonesia.

Kehadiran kepala daerah muda ini mencerminkan potensi dan kesiapan kaum muda dalam memikul tanggung jawab besar di tengah tuntutan pembangunan yang kompleks. Mereka datang dengan berbagai latar belakang pendidikan, keluarga, serta pengalaman organisasi yang menunjukkan bahwa usia muda tidak menjadi penghalang untuk memimpin dan berkontribusi bagi masyarakat luas.

Presiden Prabowo Subianto sendiri menunjukkan penghargaan tinggi dengan memberikan ucapan selamat secara langsung kepada seluruh pejabat yang dilantik. Peristiwa tersebut menjadi simbol penting dalam peralihan kepemimpinan ke generasi yang lebih muda.

Citramaja City, kota mandiri yang dirancang modern dengan fasilitas lengkap. (Instagram)

Berikut ini daftar kepala daerah termuda yang dilantik untuk periode 2025-2030:

1. Serena Cosgrova Franscies – Wakil Wali Kota Kupang

Serena Cosgrova dilantik sebagai Wakil Wali Kota Kupang pada usia 25 tahun. Ia lahir pada 20 September 1999 dan merupakan lulusan dari Universitas Indonesia. Serena menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kupang, dan sebelum terjun ke dunia politik, ia aktif dalam berbagai organisasi kepemudaan.

Hingga kini belum diketahui secara pasti apakah ia berasal dari latar belakang keluarga politik atau meniti karier secara independen. Serena tercatat sebagai kepala daerah termuda di Indonesia periode 2025-2030.

2. Bellinda Putri Sabrina Birton – Wakil Wali Kota Kudus

Bellinda lahir pada 6 September 1999 dan saat pelantikan juga berusia 25 tahun. Ia menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah atas di kota Kudus, kemudian melanjutkan pendidikan kedokteran di Universitas Diponegoro dan lulus dengan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked).

Bellinda merupakan anak dari Edy Birton, pejabat di Kejaksaan Agung. Keterlibatannya dalam politik menjadi bagian dari proses regenerasi yang membawa latar belakang akademis ke dalam dunia pemerintahan.

Baca Juga: Lonjakan Pendatang Pasca Lebaran, DPRD Kota Bekasi Minta Disnaker Ciptakan Peluang Kerja untuk Tekan Pengangguran  

3. Annida Allivia – Wali Kota Bogor

Annida Allivia dilantik sebagai Wali Kota Bogor dalam usia 25 tahun. Ia lahir pada 9 April 1999 dan merupakan anak dari Ahmad Subadri, seorang pengusaha dan tokoh politik.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini