NAWACITAPOST.COM - Lembaga Kelas IIB Amuntai kembali membuka layanan kunjungan bagi keluarga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada hari kedua perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Layanan ini merupakan bagian dari upaya Lapas dalam memberikan kesempatan bagi WBP, untuk bersilaturahmi dengan keluarga mereka di momen penuh kebahagiaan ini. Rabu, (02/04/2025)
Kalapas Amuntai, Yosef Leonard Sihombing, menyatakan bahwa layanan kunjungan ini dilakukan dengan tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan.
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada WBP untuk merasakan kebersamaan dengan keluarga mereka meskipun berada dalam keterbatasan. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh layanan berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.
Sejak pagi, ratusan keluarga telah memadati kunjungan area dengan membawa berbagai barang yang diizinkan untuk dititipkan kepada WBP.
Proses pemeriksaan dilakukan secara ketat sesuai dengan standar operasional prosedur guna memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam Lapas.
Baca Juga: Malam 1 Syawal 1446 H Pemkab Siak Gelar Lomba Mobil Hias dan Takbir
Untuk mendukung kelancaran kegiatan ini, Lapas Amuntai berkoordinasi dengan aparat keamanan dari Polres Hulu Sungai Utara dan Kodim 1001 HSU. Petugas keamanan juga bersiaga guna mengantisipasi potensi gangguan selama kunjungan berlangsung.
Selain itu, pihak Lapas juga menerapkan sistem antrean dan mengatur waktu kunjungan untuk menghindari kepadatan serta memastikan seluruh keluarga mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan WBP.
Momen haru dan kebahagiaan terpancar dari wajah para pengunjung yang akhirnya bisa bersilaturahmi langsung dengan anggota keluarga mereka.
Baca Juga: Jokowi Dukung Penuh, Budi Arie: Kopdes Merah Putih Siap Majukan Desa
Dengan adanya layanan kunjungan selama momen Lebaran ini, Lapas Amuntai berharap dapat memberikan sedikit kebahagiaan bagi para WBP dan keluarganya serta memperkuat hubungan emosional di antara mereka.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi WBP, untuk menjalani masa pelatihan dengan lebih baik hingga akhirnya dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik.