Kamis, 4 Juni 2026

Diduga Menjadi Pemicu Banjir, Ini 4 Wisata di Puncak Yang Disegel

Photo Author
Safriana syahra, Nawacita Post
- Jumat, 7 Maret 2025 | 15:02 WIB
 4 Wisata di Puncak Yang Disegel
4 Wisata di Puncak Yang Disegel

NAWACITAPOST.COM - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan adanya indikasi pelanggaran di empat destinasi wisata yang dibangun di kawasan Puncak, Bogor.

Saat ini, pihaknya tengah mendalami kasus tersebut dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

"Kami menerima banyak aduan dari masyarakat terkait dampak lingkungan, termasuk banjir besar yang terjadi. Oleh karena itu, kami harus menegakkan hukum sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku," ujar Hanif setelah melakukan penyegelan.

Berdasarkan hasil kajian, keempat bangunan yang disegel diduga berkontribusi terhadap banjir yang menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar dan bahkan menelan satu korban jiwa.

Pemerintah pusat pun berkomitmen untuk mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang. Hanif menegaskan bahwa kejadian ini bukanlah yang pertama kali.

Baca Juga: Wisata Hibisc Fantasy Puncak Dibongkar, Ini Kata Dedi Mulyadi

"Alam telah menunjukkan bahwa jika kita terus melakukan pelanggaran seperti ini, bencana yang terjadi di hulu dan hilir akan semakin besar," katanya.

Empat lokasi yang telah disegel meliputi:

  1. Pabrik Teh Ciliwung di Telaga Saat
  2. Hibisc Fantasy Puncak
  3. Bangunan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 Agro Wisata Gunung Mas
  4. Eiger Adventure Land

Ke depannya, Hanif menegaskan bahwa penyegelan akan terus dilakukan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung, mulai dari hulu di Puncak hingga hilir di Jakarta.

"Menko telah menginstruksikan saya untuk melakukan analisis mendalam terkait penggunaan lahan di kawasan ini," tambahnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kawasan Puncak akan dikembalikan ke fungsi aslinya sebagai kawasan hutan.

Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan tidak hanya bagi warga Jawa Barat, tetapi juga bagi penduduk DKI Jakarta yang terdampak langsung oleh bencana ekologis akibat alih fungsi lahan.

"Kami akan mengembalikan alam Jawa Barat ke kondisi semula sesuai dengan prinsip tata ruang yang berkelanjutan. Kami juga akan berkoordinasi dengan Gubernur DKI Jakarta untuk membahas langkah lebih lanjut," ujar Dedi.

Baca Juga: Bosan di Jakarta Terus? Ini 5 Kota di Indonesia dengan Deretan Tempat Wisata Yang Populer

Halaman:

Editor: Safriana syahra

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini