NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga, kembali melakukan panen sayur pakcoy hasil pembinaan kemandirian warga binaan dalam bidang pertanian dengan metode budidaya hidroponik, Kamis (27/02/2025).
Panen tahap kedua ini, menghasilkan 50 kilogram pakcoy, yang dipetik langsung oleh Kepala Lapas Sibolga, Novriadi, bersama jajaran petugas dan warga binaan.
Program pembinaan kemandirian ini merupakan bagian dari Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta Perintah/Arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan.
Baca Juga: Utang Rp 900 Miliar Pemkot Surabaya, DPRD: Itu Berbasis Proyek!
Melalui pemberdayaan warga binaan dalam sektor pertanian, Lapas Sibolga menunjukkan keseriusannya dalam memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi para warga binaan.
“Kami ingin program ini terus berkembang, tidak hanya untuk kebutuhan di dalam Lapas, tetapi juga bisa masuk ke pasar lokal. Dengan begitu, warga binaan memiliki keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah bebas nanti,” ujar Kalapas Sibolga, Novriadi.
Lapas Sibolga berharap ke depan program kemandirian ini dapat diperluas dengan berbagai komoditas pangan lainnya.
Baca Juga: Merasa Dirugikan BBM Oplosan? Begini Cara Ajukan Gugatan
Selain sebagai langkah mendukung ketahanan pangan, program ini juga menjadi bagian dari upaya rehabilitasi warga binaan agar lebih mandiri dan produktif.
(Humas Lasiga)