Jumat, 19 Juni 2026

Dokter Penerbangan: Merawat Kesehatan di Udara

Photo Author
adekurniawan, Nawacita Post
- Senin, 27 November 2023 | 19:17 WIB
Vika Cokronegoro
Vika Cokronegoro



"Jadi saat kita terbang, ada beberapa risiko penerbangan yang berbeda dengan keadaan di darat. Misalnya, terbang secara komersial membuat kita merasa lebih ngantuk dan lelah karena kadar oksigen di dalam penerbangan lebih rendah dibandingkan saat berada di darat," ujarnya.





Vika melanjutkan, dalam penerbangan, perut terasa lebih kembung karena tekanan udara di atas sekitar 20% - 30% lebih kecil daripada tekanan udara di darat.





Oleh karena itu, gas-gas di dalam tubuh akan mengembang, membuat seseorang merasa lebih kembung. Selain itu, telinga juga bisa terasa lebih sakit karena ada perbedaan tekanan udara, menciptakan ruang kosong di telinga.





Tugas Vika sebagai dokter penerbangan melibatkan evakuasi pasien dari satu lokasi ke lokasi lain, mulai dari menggunakan air ambulance hingga kapal laut.





Dia juga bertanggung jawab untuk mengevaluasi risiko yang mungkin berdampak pada kondisi pasien selama penerbangan dan menentukan apakah pasien tersebut dapat terbang atau tidak.





"Kalau boleh terbang, dengan apa, karena untuk medical evakuasi ada tiga opsi, bisa dengan penerbangan biasa seperti Lion, Batik, Garuda, atau dengan air ambulance yang dirancang khusus membawa orang sakit dan dilengkapi seperti rumah sakit, bahkan dapat disesuaikan hingga level ICU," jelas Vika, yang juga menjabat sebagai CEO FlyDoc.





Dokter penerbangan beroperasi di bandara, pelabuhan, dan pintu-pintu masuk negara untuk menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat. Salah satu fokus mereka adalah mengatasi penyakit tropis dan infeksi serta mencegah penularan penyakit baru, terutama dalam konteks pandemi seperti saat ini.





"Salah satu yang kita pelajari adalah tentang penyakit tropis dan infeksi, dan tugas mereka adalah untuk mencegah terjadinya penularan penyakit baru melalui pintu-pintu masuk, terutama dalam situasi pandemi seperti sekarang," tandas Vika.

Halaman:

Editor: adekurniawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini