Minggu, 19 Juli 2026

Bukan dari Kampus Negeri atau Luar Negeri, Ternyata Ini Latar Belakang Pendidikan Suhartoyo

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Jumat, 10 November 2023 | 10:39 WIB



Takdir memilihkan jalan baginya. Suhartoyo kemudian memilih mendaftar menjadi mahasiswa ilmu hukum di Universitas Islam Indonesia (UII), pada 1983. Ia lalu menjadi seorang hakim, terpilih di antara teman-temannya.





"Justru saya yang lolos dan teman-teman saya yang mengajak tidak lolos. Akhirnya saya menjadi hakim. Rasa kebanggaan mulai muncul justru setelah menjadi hakim itu," jelasnya.





Karier hakim Suhartoyo dimulai dengan menjadi calon hakim di Pengadilan Negeri (PN) Bandar Lampung pada 1986. Setelah itu kariernya malang melintang di dunia peradilan Indonesia.





Suhartoyo kemudian mengambil gelar master hukum di Universitas Tarumanagara (Untar) pada 2023. Adapun gelar doktor Suhartoyo diperoleh dari Universitas Jayabaya pada 2014.





Untuk diketahui, Universitas Islam Indonesia (UII) merupakan perguruan tinggi swasta (PTS) di Yogyakarta. Kampus yang didirikan pada 8 Juli 1945 ini telah mendapatkan Akreditasi Institusi Unggul untuk penilaian akreditasi institusi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada tahun 2021.





Selanjutnya, Universitas Tarumanagara (Untar) merupakan PTS di Jakarta yang menjalankan pendidikan sebanyak 30 program studi, tersebar dalam 8 fakultas dan 1 program pascasarjana. Seluruh program studi telah terakreditasi dan mendapatkan rekognisi tingkat nasional maupun internasional.





Sementara itu, Universitas Jayabaya didirikan oleh Yayasan Jayabaya sebagai badan hukum penyelenggara universitas yang berkedudukan di Jakarta pada tanggal 5 Oktober 1958. Pada 2003, PTS ini mulai membuka Fakultas Ilmu Psikologi dan Doktor Ilmu Hukum.


Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini