mix-news

Langkah Rocky Gerung Masuk Wantimpres Memicu Kekecewaan Mendalam Ferry Irwandi

Minggu, 4 Oktober 2026 | 21:27 WIB
Ferry Irwandi menyinggung keputusan Rocky Gerung yang kini menjadi anggota Wantimpres Presiden Prabowo. (Instagram.com/ Ferry Irwandi)

NAWACITAPOST.COM – Keputusan pengamat politik Rocky Gerung yang secara mengejutkan menerima posisi sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memicu gelombang kekecewaan mendalam dari sesama tokoh publik.
 
Konten kreator Ferry Irwandi secara terbuka menyayangkan langkah Rocky yang dinilainya bertolak belakang dengan konsistensi garis kritik yang selama ini digelorakan sang akademisi di ruang publik.

Rasa kecewa tersebut diluapkan Ferry saat menggelar sesi siaran langsung di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (3/10/2026) malam.
 
Baca Juga: Suntikan Ekonomi Akhir Tahun, BSU 2026 Siap Cair Rp900 Ribu Bagi Pekerja
 
Dalam gema interaksi bersama jutaan pengikutnya, Ferry dengan nada tegas menegaskan komitmen pribadinya untuk tidak akan pernah mengekor jejak Rocky yang menyeberang masuk ke dalam lingkaran kekuasaan.

Secara mengejutkan, Ferry turut membongkar fakta bahwa dirinya pun tak luput dari godaan kekuasaan.
 
Sejak awal kemunculannya di panggung publik, ia mengaku telah berulang kali disodori tawaran menggiurkan untuk bergabung ke dalam birokrasi pemerintahan, namun seluruh pinangan tersebut berujung pada penolakan mentah-mentah demi menjaga independensinya.

“Yang gue bilang, men of my word,” ujar Ferry merujuk pada prinsip keteguhan memegang janji dan integritas kata-kata yang selalu ia agungkan.

Di mata Ferry, konsistensi idealisme jauh lebih berharga daripada iming-iming jabatan strategis.
 
Baca Juga: Mahkamah Konstitusi Buka Suara: Suket Penyetaraan SMA Gibran Resmi Terbit Tahun 2019
 
Ia menegaskan bahwa beragam posisi mentereng di struktur pemerintahan sama sekali tidak menggiurkan ataupun dibutuhkan oleh dirinya untuk terus menyuarakan kebenaran.

“Kecuali tawarannya jadi Supreme Leader,” kata Ferry sambil berseloroh, menyindir betapa murahnya harga sebuah kompromi politik jika dibandingkan dengan prinsip independensi yang dipertaruhkan.

Langkah kontroversial Rocky Gerung sendiri ditandai saat Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantiknya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (2/10/2026).
 
Pengangkatan figur yang sebelumnya dikenal sebagai kritikus ulung pemerintah tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, yang secara sah mengukuhkan Rocky sebagai salah satu pembawa pertimbangan strategis di lingkar inti istana.
 
Baca Juga: Bongkar Labirin Impor, Direktorat Jenderal Bea Cukai Transparansikan Lacak Paket Real-Time

Menanggapi berbagai sorotan dan benturan kritik atas manuver politiknya, Rocky Gerung bergeming dan mengklaim bahwa perannya di dalam lingkaran kekuasaan tidak akan menumpulkannya.
 
Ia berjanji akan tetap mempertahankan taji kritisnya meski kini berada di dalam sistem, sembari menggambarkan pergeseran dramatis ini sebagai bentuk artikulasi baru.

Ia bahkan merangkum keputusannya tersebut dengan istilah yang mencengangkan, yakni sebuah “radical break”—sebuah lompatan radikal yang memindahkan posisinya dari barisan penyeimbang di luar pemerintahan menjadi penasihat langsung dari balik dinding istana.

Tags

Terkini