Kamis, 4 Juni 2026

Reshuffle Kabinet yang Penuh Tanda Tanya

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 19 Juli 2023 | 07:12 WIB

NAWACITApost.com - Pada Senin (17/07/23) kemarin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), serta beberapa orang wakil menteri (Wamen). Apa yang dilakukan oleh Jokowi ini sudah sepatutnya kita semua apresiasi. Sebab, selain sebagai bentuk usaha serius untuk memaksimalkan kinerja kabinetnya, itu juga merupakan wujud Jokowi yang sudah mulai menghargai jerih payah perjuangan relawan yang selama bertahun-tahun mendukungnya.

Entah sudah berapa puluh kali saya menulis opini yang mengingatkan Jokowi, agar tidak melulu mendengar dan mengakomodir kepentingan elite-elite partai politik yang berkoalisi dengan partai pengusungnya saja. Namun, cobalah sesekali Jokowi mau mendengar dan mengakomodir kepentingan loyalis-loyalisnya yang terhimpun di berbagai organ relawan.

Sebab mungkin tanpa sepengetahuan Jokowi, para relawan yang sejak lama mati-matian membela dan menjaganya hidupnya banyak yang mengenaskan. Sementara, barisan sebrang terlihat malah subur-subur, berkat pasokan "logistik" dari pemimpin-pemimpinnya yang dulu bersebrangan politik dengan Jokowi, namun kemudian diberi posisi "maknyus" di Pemerintahan.

Bersyukur sekali Jokowi akhirnya mampu mendengar jeritan batin para relawan pendukung setianya ini. Sehingga, Jokowi pada akhirnya melantik Ketua Umum Projo menjadi Menkominfo.

Terimakasih Pak Presiden Jokowi.

Suatu hal yang kemudian menjadi janggal dan terasa kurang sempurna adalah, mengapa di posisi kementerian lainnya yang selama ini dijabat oleh orang-orang yang bermasalah dan tidak kompeten. Misalnya saja Menpora, dan pos kemeterian lainnya yang dijabat oleh perwakilan Partai Nasdem yang kurang cakap bekerja, misalnya Mentan, tidak turut diganti.

Di balik apresiasi kami terhadap langkah politik Presiden Jokowi yang telah melantik Budi Arie Setiadi sebagai Menkominfo dan Nezar Patria mantan Aktivis '98 yang menjadi Wamen Kominfo, sebenarnya juga mengundang tanda tanya besar. Mengapa Jokowi lebih memilih Budi Arie Setiadi, padahal beberapa hari sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto telah menegur Budi Arie karena sikap politiknya yang mendukung Prabowo.

Kenyataan ini membuat kami bertanya-tanya, mungkinkah Presiden Jokowi sekarang hatinya lebih condong ke bakal capres Prabowo dibandingkan bakal capres Ganjar Pranowo?.

Beruntung sekali tak lama kemudian Jokowi seperti menjawab kegusaran hati kami semua, dengan adanya informasi baru bahwa Jokowi telah membentuk Tim Tujuh untuk membantu kampanye bagi kemenangan Ganjar Pranowo. Tak hanya itu, dari Solo juga diberitakan, bahwa putra Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka telah menyatakan mau memulai kampanye untuk kemenangan Ganjar. Ini semua merupakan jawaban dari Jokowi yang sangat melegakan.

Secara pribadi saya tidak memiliki persoalan pribadi dengan Budi Arie Setiadi, bahkan beberapa hari sebelum dilantik menjadi Menkominfo, Budi Arie Setiadi (biasa saya memanggilnya Bang Budi) sempat menelpon saya dan sedikit berdiskusi soal kepemimpinan Indonesia ke depan. Olehnya, tentu saja bagi saya pribadi tidak ada masalah dengan pelantikannya sebagai menteri, terlepas saya mendengar ada kegaduhan hebat di tubuh organ relawan Projo, yang konon sampai terjadi pembubaran Projo di beberapa daerah. Untuk hal tersebut saya pikir itu masalah internal Projo yang tidak perlu saya komentari terlalu jauh.

Hal yang terpenting bagi kami sekarang adalah bagaimana Jokowi memiliki keberanian dan ketegasan untuk mereshuffle kabinetnya lagi. Menteri yang sudah terindikasi terlibat korupsi (Menpora) mbok ya selekasnya diganti. Menteri yang tidak cakap bekerja dan yang membuat para petani merana dari musim ke musim, mbok ya selekasnya diturunkan dan diganti dengan figur tokoh-tokoh relawan yang sudah bertahun-tahun pasang badan untuk mengawal dan membela pemerintahan Jokowi dari berbagai serangan.

Apakah Jokowi selamanya akan tetap tak mau tau terhadap nasib para relawan yang sudah bertahun-tahun mengiringi perjuangan Pak Jokowi? Bang Dr Haidar Alwi misalnya, beliau sudah habis-habisan mengorbankan waktu, tenaga dan dananya untuk terus menerus menggerakkan dan mendanai kegiatan para relawan. Kenapa tidak segera Jokowi angkat untuk menggantikan menteri-menteri yang saya sebut di atas? Untuk apa Jokowi masih mempertahankan menteri-menteri yang bermasalah dan tak terlihat progresitas kinerjanya?.

Selain membuang-buang waktu di sisa masa jabatan Jokowi yang hanya tinggal menghitung bulan, mempertahankan menteri-menteri perwakilan partai koalisi pura-pura, juga hanya akan memperkuat barisan lawan-lawan politik dan partai pengusungnya di masa depan. Karena itu perlu sekali lagi saya ingatkan, sebagai bentuk kecintaan kami pada Jokowi, sebaiknya segera mereshuffle kabinetnya lagi, dan menggantinya dengan figur tokoh-tokoh relawan seperti Haidar Alwi, agar nantinya kami mempunyai kenangan manis dengan Jokowi.

Pernah terjadi ada ribuan organ relawan yang tergabung dalam wadah Aliansi Relawan Jokowi, yang dibentuk pada Februari 2017 di Hotel Sahid Jakarta, yang kegiatan tersebut sepenuhnya didanai oleh Haidar Alwi. Para relawan yang tergabung di organ ini rasanya akan merasa lega dan bangga, apabila penanggung jawab tunggalnya, Haidar Alwi yang sudah sangat berdarah-darah hingga saat ini, diakomodir oleh Jokowi jika mau melakukan reshuffle kabinet lagi.

Jika saran ini didengar dan diwujudkan, maka percayalah Jokowi selamanya akan menjadi kebanggaan kami, dan akan kami jaga meski pemimpin nasional sudah berganti dengan figur-figur baru lainnya.

Akhirul kalam kami ucapkan, selamat atas dilantiknya Bang Budi Arie Setiadi Ketua Umum Projo, semoga lancar dan sukses dengan jabatan barunya sebagai Menkominfo dari poros relawan. Mudah-mudahan setelah jadi Menteri dapat semakin peka terhadap keadaan nasib rakyat khususnya para relawan. (SHE).

 

18 Juli 2023.

Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Ketua Umum Pimpinan Pusat HARIMAU JOKOWI.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB