Kamis, 4 Juni 2026

Kemenlu Pastikan WNI di Prancis Aman dari Kerusuhan

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Sabtu, 1 Juli 2023 | 09:04 WIB

NAWACITApost.com - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) memastikan warga negara Indonesia (WNI) di Prancis aman dari kerusuhan. Kemlu Ri melalui KBRI Paris menyatakan telah berkoordinasi dengan kepolisian Kota Nanterre serta simpul-simpul masyarakat Indonesia untuk mengecek hal tersebut.

"KBRI Paris telah berkoordinasi dengan kepolisian kota Nanterre serta simpul-simpul masyarakat Indonesia. Hingga saat ini tidak terdapat WNI yang terdampak atau terlibat kerusuhan tersebut," demikian keterangan Kementerian Luar Negeri RI, dikutip Sabtu (1/7/2023).

Kerusuhan di Prancis ini dipicu tindakan aparat Kepolisian yang menembak hingga tewas seorang pemuda Prancis keturunan Aljazair, Nahel M (17), pada Selasa, 27 Juni 2023. Peristiwa penembakan terjadi di kota Nanterre, kurang lebih 6 kilometer barat laut Paris.

Penembakan itu dilakukan saat korban tidak mengikuti perintah saat diminta berhenti karena diduga melanggar lalu lintas. Peristiwa ini dengan cepat berubah menjadi kerusuhan lalu menyebar ke daerah pinggiran kota Paris lainnya, seperti di Seine-Saint Denis, Villeurbanne, dan juga di kota-kota besar lainnya termasuk Nantes dan Toulouse hingga pada Rabu malam, 28 Juni 2023.

Aparat Kepolisian yang terlibat penembakan tersebut sudah ditahan karena diduga melakukan pembunuhan dengan sengaja. Jaksa mengatakan polisi yang membunuh remaja tersebut telah didakwa dengan pembunuhan dan ditempatkan dalam penahanan pra-sidang. Sementara, pengacara polisi itu mengatakan, pelaku telah meminta maaf, termasuk kepada keluarga korban, pada Kamis (29/6).

Dampak dari kejadian ini, orang-orang turun ke jalan Kota Nanterre untuk memprotes, membakar mobil, hingga melempar batu serta kembang api ke arah aparat Kepolisian. Sejumlah bangunan negara seperti sekolah, balai kota, dan markas besar Olimpiade Paris 2024 di dekat Seine-Saint-Denis juga dibakar. Aksi itu kemudian ditanggapi dengan tembakan gas air mata.

Sekitar 45 ribu aparat Kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan. Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin, menuturkan polisi telah menangkap lebih dari 600 orang dalam peristiwa ini.

 

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB