Ankara, NAWACITA – Polemik antara Pasukan Khusus Kurdi dengan PKK (Partai Buruh Kurdi) terus berlangsung sejak tahun 1984. Melalui Jet tempur, Pasukan Turki menetralkan" dua gerilyawan PKK di Irak utara, tepatnya di Wilayah Zap dan Metina pada ahad (7/7). Serangan udara tersebut menghancurkan senjata, tempat berlindung dan gudang senjata yang digunakan oleh gerilyawan PKK
Pemerintah sering menggunakan istilah "dinetralkan" di dalam pernyataannya, untuk merujuk kepada gerilyawan yang diduga menyerah, tewas atau ditangkap.
Berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan Turki, sebagaimana dikutip dari Antaranews, pelaku teror (PKK) benar telah "dinetralkan" .
Pada 27 Mei, Turki melancarkan Operation Claw terhadap PKK di Hakurk, Irak utara. Kegiatan teror gerilyawan PKK telah mengakibatkan kematian sebanyak 40.000 orang warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
PKK termasuk dalam daftar organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa.