India, NAWACITA- Seorang siswi diperkosa oleh empat sepupunya gara-gara ia mendapat nilai ujian bagus.
Dilansir dari SUAR dalam artikel 'Beredar Video Gadis 16 Tahun Dirudapaksa oleh 4 Sepupu dan Gurunya karena Dia Mendapat Nilai Ujian Bagus', tak hanya memperkosa, mereka bahkan juga merekam aksinya itu dan menyebarkannya via whatsapp (WA)
Peristiwa siswi diperkosa oleh empat sepupunya ini terjadi di Sitapur, Uttar Pradesh, India
Menurut laporan dari News18, siswi itu tinggal serumah bersama dengan empat sepupunya, dan mereka merasa tidak puas serta iri karena siswi itu unggul dalam studinya.
Mereka mulai merencanakan balas dendam.Pada suatu hari, mereka mengundangnya untuk makan siang bersama mereka.
Namun, mereka ternyata telah memberikan obat penenang pada makanan yang mereka siapkan.Ketika gadis itu menyantap makanan, dia kehilangan kesadaran.
Keempat sepupunya itu membawanya ke ruang staf di sekolah pemerintah di daerah Maholi thana di Sitapur, di mana mereka bergantian memperkosanya.
Tidak hanya itu, mereka juga mengedarkan video aksinya ke Whatsapp (WA), seolah-olah mereka bangga dengan itu.
Orangtua siswi itu mengetahui kejadian tersebut setelah melihat video yang beredar dan akhirnya mereka mengajukan laporan ke polisi.
Pengawas Polisi, Madhuvan Kumar Singh mengatakan, "Setelah gadis itu dibius, para pemuda dan guru mereka bergantian memperkosanya sementara salah satu dari mereka merekam tindakan itu dengan ponsel."
"Ketika dia sadar kembali, dia diberitahu bahwa dia pingsan di taman bermain dan karenanya, dibawa ke ruang staf."
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa sepupunya iri karena dia mendapat nilai tertinggi dalam ujiannya.
Anak-anak lelaki itu, yang semuanya siswa senior di sekolah yang sama, gagal dalam ujian yang diduga dipermalukan oleh keluarga dan merasa tidak puas.
Saat ini, salah satu tersangka yang terlibat dalam serangan itu telah ditangkap sementara empat lainnya telah melarikan diri.
Editor: Martin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:09 WIB
Jumat, 17 Juli 2026 | 11:19 WIB
Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB
Kamis, 9 April 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 21:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 10:08 WIB
Senin, 6 April 2026 | 14:46 WIB
Senin, 6 April 2026 | 11:16 WIB
Minggu, 5 April 2026 | 18:37 WIB
Sabtu, 4 April 2026 | 16:06 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 13:51 WIB
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:17 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:44 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:09 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB