Kamis, 4 Juni 2026

Donald Trump Beri Selamat Kepada Kepala Operasi Khusus Navy SEAL

Photo Author
Martin, Nawacita Post
- Kamis, 4 Juli 2019 | 12:19 WIB
AS, NAWACITA- Presiden Donald Trump menyampaikan selamat kepada Edward Gallagher (40), kepala Operasi Khusus Navy SEAL, pasukan elite angkatan laut, yang lolos dari jeratan kejahatan perang di Irak.

Gallagher dinyatakan tak terbukti bersalah oleh pengadilan militer San Diego, California, pada Selasa  2 Juni 2019, terkait kematian seorang tahanan anggota ISIS di Irak yakni remaja 15 tahun pada 2017.

Dia juga dibebaskan dari dua tuduhan percobaan pembunuhan terhadap warga Irak. Satu-satunya hukuman yang dijatuhkan adalah perilaku tak patut yakni berpose di samping jenazah anggota ISIS.

Untuk pelanggaran itu, Gallagher dijatuhi hukuman 4 bulan penjara. Karena sudah ditahan 9 bulan saat menjalani proses pemeriksaan dan persidangan, maka Gallagher bisa langsung bebas.

"Selamat untuk Navy SEAL Eddie Gallagher, istrinya yang luar biasa, Andrea, dan seluruh keluarga. Anda telah melalui banyak hal bersama. Senang saya bisa membantu!" cuit Trump, dikutip dari AFP, Kamis (4/7).

Namun pengadilan militer menurunkan pangkat Gallagher satu tingkat, yakni dari kepala perwira bawah ke perwira kelas satu. Hukuman ini akan mengurangi gaji dan uang pensiunnya.

Kasus Gallagher semakin rumit setelah seorang saksi mengatakan dialah yang membunuh remaja militan Irak itu, bukan Gallagher.

Perwira kelas satu, Corey Scott, bersaksi dia melihat Gallagher menikam leher remaja yang sudah dalam kondisi terluka pada Mei 2017. Namun Scott yang menutup tabung pernapasan korban dengan ibu jarinya hingga menyebabkan kematian.

Scott mengatakan, dia melakukannya demi membebaskan remaja berusia 15 tahun itu dari rasa sakit akibat penyiksaan.

Namun jaksa penuntut berpendapat cerita Scott palsu atau berbohong demi melindungi Gallagher.

Kasus Gallagher sempat memecah belah kalangan militer AS. Sebagian menganggap dia merupakan pahlawan perang.
Tak heran jika Gallagher didukung oleh sekitar 40 anggota Kongres dari Partai Republik. Namun sebagian lain menganggap apa yang dilakukannya terlalu berlebihan.

 

 

Editor: Martin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Trump Menyerah Pada Iran Demi Pasokan Minyak

Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB