Hong Kong, NAWCITA - Chief Executive Hong Kong Carrie Lam mendapat tekanan ganda. Yaitu, dari massa yang menentangRancangan Undang-Undang ( RUU )ekstradisi dan orang-orang terdekatnya. Kini sekutunya meminta Lam untuk berpikir ulang tentang keputusannya melanjutkan pembahasan RUU yang menuai kontroversi tersebut. Sebab, situasi masih memanas.
"Secara personal saya melihat bahwa tidak mungkin untuk mendiskusikannya ketika ada begitu banyak konflik di berbagai sisi. Ini sangat sulit," ujar Bernard Chan kepada radio RTHK.
Chan adalah anggota Dewan Eksekutif sekaligus penasihat Lam. Dia berharap keputusan Lam tidak memicu peningkatan perlawanan dari rakyat. Chan tidak menyarankan untuk menarik RUU ekstradisi. Hanya menunda pembahasannya.
Hal senada diungkapkan legislator pro-Beijing Michael Tien. Dia secara terbuka meminta Lam untuk menunda RUU ekstradisi tersebut. Menurut Tien, mengubah keputusan justru akan menambah poin positif untuk Lam, bukannya mengurangi.
Salah satu pemicu RUU ekstradisi itu adalah kasus pembunuhan yang dilakukan Chan Tong-kai. Dia membunuh pacarnya yang tengah hamil, Poon Hiu-wing, saat mereka tengah berlibur di Taiwan. Pasca pembunuhan, dia kembali pulang ke Hong Kong. Pemerintah Taiwan tidak bisa meminta Chan untuk diekstradisi karena tidak memiliki perjanjian dengan Hong Kong.
Editor: Martin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Sabtu, 18 April 2026 | 11:53 WIB
Kamis, 9 April 2026 | 08:13 WIB
Rabu, 8 April 2026 | 16:23 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 21:18 WIB
Selasa, 7 April 2026 | 10:08 WIB
Senin, 6 April 2026 | 14:46 WIB
Senin, 6 April 2026 | 11:16 WIB
Minggu, 5 April 2026 | 18:37 WIB
Sabtu, 4 April 2026 | 16:06 WIB
Jumat, 3 April 2026 | 13:51 WIB
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:17 WIB
Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:27 WIB
Jumat, 13 Maret 2026 | 17:44 WIB
Rabu, 11 Maret 2026 | 14:57 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 22:09 WIB
Selasa, 10 Maret 2026 | 06:00 WIB
Rabu, 4 Maret 2026 | 21:10 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 20:16 WIB
Senin, 16 Februari 2026 | 15:25 WIB
Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:41 WIB