NAWACITApost.com – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham R.I menyelenggarakan workshop bertajuk "Penyiapan Data Substantif dalam Desain Industri untuk Perguruan Tinggi" digelar di Hotel eL Royal Kota Bandung (Kamis, 13/07/2023).
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 70 peserta dari Staf KI Kemenkumham Jabar, Mahasiswa ITB, Mahasiswa ITENAS, Asosiasi Desain Produk Industri Indonesia, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat ITENAS, Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB, yang tertarik untuk meningkatkan kualitas penelitian dan desain industri melalui penggunaan data yang substantif.
Workshop ini bertujuan untuk memperkenalkan dan membahas pentingnya penggunaan data substantif dalam desain industri, serta memberikan wawasan praktis tentang metode dan alat yang dapat digunakan dalam penelitian dan desain industri. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman, ide, dan tantangan yang mereka hadapi dalam menerapkan data substantif dalam konteks pendidikan tinggi.
Acara Workshop ini dihadiri Kakanwil Kemenkumham Jabar R. Andika Dwi Prasetya didampingi Kadiv Yankum HAM Andi Taletting Langi, dan Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Dona Prawisuda. Hal ini merupakan bagian dari Pelayanan Prima yang diberikan kepada masyarakat serta usaha untuk mendekatkan diri dengan pengguna layanan.
Sambutan Direktur Hak Cipta dan Desain Industri yang dibacakan Plt. Koordinator Pemeriksa Desain Industri Syahdi Hadiyanto disampaikan kami di DJKI ingin mendorong budaya keunggulan dan inovatif di masyarakat dengan mendekatkan diri melalui berbagai kegiatan seperti workshop ini. Semoga ikhtiar kita selama ini menjadi lahan ibadah untuk memajukan masyarakat.
-
Dalam sambutan selamat datangnya Kakanwil Andika menyampaikan betapa pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri. "Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing ditingkat global. Workshop ini merupakan langkah awal yang sangat baik dalam mengaplikasikan penyiapan data substantif dalam desain industri," ujar Andika.
Kemenkumham Jabar terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Pelindungan Kekayaan Intelektual. Menurutnya desain industri memegang peran penting dalam menciptakan produk dan layanan yang inovatif, fungsional, dan menarik bagi konsumen. Oleh karena itu, penting bagi perguruan tinggi untuk memastikan bahwa program desain industri yang ditawarkan dapat memenuhi tuntutan industri saat ini.
Desain Industri merupakan hasil olah pikir dan kreativitas manusia yang dapat dilindungi hak kepemilikannya. Untuk itu perlu diperhatikan juga panduan teknis pengajuan penyiapan data permohonan desain industri dengan baik dan benar. Andika menambahkan bahwa aspek substantif memiliki porsi yang krusial karena sangat menentukan berhasil atau tidaknya suatu permohonan untuk mendapatkan hak desain industrinya. Untuk itu permohonan desain industri yang diajukan tersebut harus dapat memenuhi definisi desain industri yang memiliki nilai kebaruan, dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan.
Sebagai Informasi per tanggal 4 Juli 2023 Jawa Barat telah berhasil menembus angka 16.409 permohonan pendaftaran Kekayaan Intelektual yang terdiri atas Merek 7.279, Hak Cipta 8.660, Paten 92, Paten Sederhana 138, dan Desain Industri 240. Semoga Workshop ini menjadi langkah awal yang inspiratif dalam mendorong keunggulan desain industri di wilayah Jawa Barat.
Pembicara sekaligus Narasumber dalam Workshop ini adalah Advisor Kekayaan Intelektual di LPIK-ITB Ahdiar Romadoni dan Dosen FSRD ITB Bismo Jelantik Joyodiharjo. Kegiatan Workshop bertajuk "Penyiapan Data Substantif dalam Desain Industri untuk Perguruan Tinggi" Sekaligus dibarengi dengan dilakukannya Pendampingan dan Konsultasi oleh Pemeriksa Desain Industri kepada para peserta.
Dengan Workshop semacam ini, perguruan tinggi dapat memainkan peran yang lebih proaktif dalam mempersiapkan para mahasiswa untuk berkontribusi dalam industri yang berbasis data. Diharapkan bahwa kegiatan seperti ini akan terus diadakan di masa mendatang untuk memfasilitasi kolaborasi dan inovasi dalam desain industri yang didukung oleh data substantif yang kuat.
Workshop Penyiapan Data Substantif Desain Industri untuk Perguruan Tinggi ini merupakan upaya nyata untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menerapkan penyiapan data substantif dalam desain industri. Diharapkan melalui workshop ini, para mahasiswa akan memiliki perspektif yang lebih luas dan mampu menghasilkan desain-desain industri yang inovatif, dan berkualitas.