hukum

Kakanwil Kemenkumham Papua Terima Kunjungan Kepala Balai Besar Konservasi SDA Papua

Selasa, 6 September 2022 | 20:44 WIB
Kakanwil Anthonius M Ayorbaba, terima kunjungan silatuhrami kepala balai besar konservasi sumber daya alam kementerian lingkungan hidup dan kehutanan Provinsi Papua A.G Martana S.Hut., M.H di dampingi Kepala Seksi Gakkum Wilayah Jayapura Tumbel dan Kabid Teknis BBKSDA Papua Yulius Palita

Jayapura, NAWACITAPOST.COM – Dalam rangka menguatkan sinergi dan koordinasi dengan instansi eksternal dalam mendukung tupoksi, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Kakanwil Anthonius M Ayorbaba, terima kunjungan silatuhrami kepala balai besar konservasi sumber daya alam kementerian lingkungan hidup dan kehutanan Provinsi Papua A.G Martana S.Hut., M.H di dampingi Kepala Seksi Gakkum Wilayah Jayapura Tumbel dan Kabid Teknis BBKSDA Papua Yulius Palita pertemuan dan silaturahmi ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba pada Selasa, (06-09-2022).

Baca Juga : Ini Hasil Pertemuan PT Media Nawacita Indonesia Bersama Tim Juri Nasional Nawacita Awards

Kepala Balai Besar A.G Martana S.Hut., M.H selaku Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mendatangi Kanwil Kemenkumham Papua dan diterima Langsung Oleh Kakanwil Anthonius M Ayorbaba dalam rangka koordinasi membangun sinergitas untuk saling mendukung tupoksi Khususnya di Wilayah Hukum Papua. Tujuan lain dari koordiansi dan silaturami tersebut agar terciptanya persamaan pola pikir, pola sikap dan pola tindakan dalam melaksanakan tupoksi serta tugas dalam menjalankan program program pemerintah pusat.

Pada kesempatan ini kakanwil kemenkumham Papua Anthonius M Ayorbaba menjelaskan terkait salah satu tugas dan fungsi dari kemenkumham di bidang Kekayaan intelektual yang mana Kekayaan Komunal yang sampai saat ini belum di lindungi dan masih banyak masyarakat Papua yang belum memahami Dimana kekayaan intelektual komunal terdiri dari ekspresi budaya tradisional dimana di dalam nya terdiri dari tarian, cerita rakyat, sama permainan tradisional, dan kekayaan intelektual sumber daya ginetik terdiri dari hewan hewan langkah di Papua, tumbuh-tumbuhan dan pengetahuan tradisional mengenai daun daun, bauh dan serta bahan bahan ramuan yang turun temurun di pakai oleh masyarakat dan juga ada potensi indikasi geografis terdiri dari kopi, coklat, sukun tumbuh tumbuhan itu mungkin sama tetapi rasanya berbeda karena struktur tanah.

-


Anthonius juga mengatakan, "sejauh ini baru satu kabupaten di Papua yang baru mendaftar perlindungan kekayaan komunalnya yaitu kabupaten Jayapura dengan yang terhitung di sistem ada 95 yang baru di proses sedangkan kabupaten Asmat ada 2 ini menunjukan keseriusan dari dua kabupaten untuk mendaftarkan kekayaan komunalnya, kakanwil berharab kepada seluruh kabupaten kota di Papua untuk dapat mendaftar kekayaan intelektual komunalnya sehinga bisa mendapatkan perlindungan hukum." Jelas Anthonius M Ayorbaba.

Lebih lanjut A.G Martana S.Hut., M.H selaku kepala balai besar konservasi sumber daya alam kementerian lingkungan hidup dan kehutanan Papua, "Saya ucapan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik antara Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Kantor Wilayah Kemenkumham papua. Kita berharap agar kerjasama ini dapat terus berlangsung dengan baik dan dapat sama-sama kita pertahankan dan kita tingkatkan membangun sinergitas untuk saling mendukung tupoksi program program pemerintah pusat".

Lebih lanjut A.G Martana, juga sangat mengapresiasi atas kinerja dari Kanwil Kemenkumham Papua yang mana telah mensosialisasikan kekayaan intelektual alam Papua yang begitu banyak, "semoga Dengan adanya kegiatan pertemuan ini diharapan kedepannya melalui koordinasi ini hubungan Silaturahmi antara balai besar konservasi sumber daya alam kementerian lingkungan hidup dan kehutanan Papua dengan Kanwil Kemenkumham Papua tetap terjalin demi terciptanya perlindungan hukum bagi kekayaan alam serta pembagunan di Papua." Pungkasnya.

Tags

Terkini