Jayapura, NAWACITAPOST.COM - Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M Ayorbaba yang diwakili oleh Kadiv Administrasi Hendrik Pagiling bersama Kasubag Pengelolaan Keuangan dan BMN Victor Lucky Maturbongs dan JFU Januar Lexy Pongliku mendampingi Tim dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk melaksanakan Pemeriksaan fisik atas Pelaporan Senjata dan Persediaan Amunisi pada UPT Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Kemenkumham Papua.
Kegiatan ini berpusat di Aula Kanwil Kemenkumham Papua serta menggunakan Virtual Media. Hadir secara virtual pelaksana kegiatan monitoring dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta hadir langsung Widya Melfiariny Sub Koordinator Sub Bagian Akutansi dan Pelaporan, Danik Purbaya Penata Keuangan, Yulia Rianti Kustodian Kekayaan Negara, dan Sri Handayani Sitepu Pengelola Keuangan.
-
Kegiatan ini merupakan hasil dari tindaklanjut Surat Ketua Tim Badan Pemeriksa Keuangan RI nomor 65/LK-Kemenkumham/03/2022 tanggal 11 Maret 2022 hal Permintaan Data. maka perlu dilakukan monitoring guna mengkonfirmasi pelaporan data senjata dan persedian amunisi yang dikelola oleh unit pelaksana teknis pemasyarakatan melalui pemeriksaan fisik. Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M Ayorbaba yang di wakili oleh Kadiv Administrasi di sela kegiatan tersebut menuturkan, selain melakukan pengecekan laporan data senjata dan ketersediaan amunisi, hal ini penting dilakukan untuk mengetahui kesiapsiagaan Petugas Pemasyarakatan dalam menjaga keamanan pada Lapas di lingkungan Kanwil Kemenkumham Papua.
"Senjata dan Amunisi yang ada di Lapas merupakan salah satu alat pendukung dalam hal pengamanan, yang tentunya tidak boleh sembarangan dalam penggunaannya dan diatur ketat oleh aturan yang berlaku. Untuk itu pengecekan fisik perlu dilakukan selain untuk kesesuaian data yang di laporkan apakah rill dengan jumlah senjata maupun amunisi di Lapas juga untuk mengetahui sejauh mana tanggungjawab para petugas PAS dalam hal menjaga, dan merawat senjata beserta amunisinya".Ujar Hendrik Pagiling.
-
UPT Pemasyarakatan yang hadir melalui Virtual Media diantaranya Lapas Nabire, Lapas Timika, Lapas Serui, Lapas Wamena, Lapas Merauke, Lapas Tanah Merah, Lapas Biak, diman hasilnya masih terdapat koreksi mengenai amunisi. Sedangkan beberapa UPT yang dikunjungi oleh tim monitoring secara langsung diantaranya Lapas Abe, Lapas Narkotika Jayapura, LPP Jayapura, LPKA Jayapura dimana hasilnya masih terdapat koreksi pada amunisi dan akan dilakukan perbaikan/koreksi pada aplikasi persediaan.