Heru juga menyebut bahwa EO penyelenggara pameran tersebut telah lama mendominasi pasar pameran di Jawa Timur, dan dukungan dari Pemprov Jatim dalam setiap kegiatan pameran menunjukkan adanya restu tidak langsung dari pimpinan daerah.
Baca Juga: MAKI Jatim Pastikan akan Kampanye Kotak Kosong di Lima Daerah Jawa Timur
MAKI Jatim menegaskan bahwa laporan yang akan disampaikan mencakup data lengkap sejak 2018 hingga 2024, dengan detail anggaran yang telah dibayarkan oleh OPD dan dugaan kerja sama antara EO dan OPD terkait.
"Data dan fakta lengkap akan kami buka dan bedah dalam press release setelah laporan resmi disampaikan ke Kejati Jatim," pungkas Heru. ***