hukum

Dirjen PAS Irjen Pol Dr. Reynhard Saut Poltak Silitonga, SH, M.Si : Berdoa, Bekerja dan Terapkan Manajemen Kunci Pengabdiannya

Selasa, 15 Maret 2022 | 14:44 WIB
Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Irjen Pol. Dr. Reynhard Saut Poltak Silitionga S.H., M.Si.

Jakarta, NAWACITAPOST.COM –  Koordinasi dengan  aparat penegak hukum (APH) mudah dilakukan. Karena Dirjen PAS nya orang dari Kepolisian. Begitulah penuturan dari Karutan Medan,  Theo Adrianus Purba seperti disampaikan Kornelius Wau dari Nawacita TV, saat perbincangannya dengan Dirjen PAS, Reynhard Saut Poltak Silitonga.

Baca Juga : Kelompok Radikal Pasang Baliho, KSAD Jenderal Dudung : Bantai, Libas dan Turunkan


Menjawab hal tersebut, Reynhard Silitonga menuturkan. "Itulah hasilnya, tidak mudah, tidak langsung seperti membalikan telapak tangan. Awal-awal ada keraguan di organisasi ini (PAS) dengan kehadiran saya, tapi sekarang sudah kecintaan.”

-
Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham, Irjen Pol. Dr. Reynhard Saut Poltak Silitionga S.H., M.Si.

Bagi Dirresnarkoba Polda Jateng 2016 ini, apapun untuk bangsa dan negara, pengabdian dimanapun untuk negara,dan saat ini, saya dipercayakan negara sebagai Dirjen Pemasyarakatan. Kemudian saya kerjakan pekerjaan disini, kurang lebihnya, tentu masih ada hal-hal yang masih kita perbaiki, tapi positifnya masih banyak.

Kembali ke APH, Kapolres Metro Bandara Soekarno Hatta tahun 2011 menjelaskan, bahwa hal ini tidak saya ucap saja, tetapi Sudah dirasakan sebelumnya, dari yang paling kecil : Karutan, Kalapas. Cukup satu kata kalau kamu hadap APH, katakan saja saya diperintahkan Dirjen PAS untuk menghadap bapak atau ibu, tandasnya.

Lanjutnya "Saya lihat itu sudah dirasakan, hampir seluruh, dan kalau ada satu, dua yang belum ikut, itu bagian dari yang belum mengerti dan merasakan, dan itu mungkin terlalu lama melakukan kesalahan-kesalahan, dan bebas. Sekarang, kalau petugas main-main dengan kebijakan, kupindahkan petugasnya ke Nusakambangan," tambah Irbidjemen SDM II Itwil V Itwasum Polri 2018.

Bahkan, saat awal-awal menjabat Dirjen PAS, ia pernah mendapat laporan dari Karutan dan kalapas, terkait pemindahan  warga binaan ke Nusakambanga. Dikatakan oleh Karutan dan Kalapas, bahwa nanti bisa terjadi sesuatu, seperti kebakaran di penjara. Tetapi tetap saya perintahkan kepadanya untuk  memindahkan ke penjara lainnya, tidak ada tuh gejolak. Yang penting berdoa dan menyerahkan segalanya kepada Yang Maha Kuasa, serta adanya niat baik.

Dan, Tuhan memimpin saya, dan saya mengerjakan apa yang Tuhan memimpin. Hanya berdoa dan bekerja kita bisa melakukan segala sesuatunya. Makanya, saya bangun tempat ibadah, seperti Masjid, gereja dan tempat ibadah lainnya.

Hal lainnya, yang terjadi di Lapas dan Rutan dimasa pandemi ini tidak menimbulkan cluster baru. Ini bukan saja strategi diirnya, tetapi strategi langsung dari Pak Menteri (Menkumham, Pak Yasonna Laoly), dan saya sebagai stafnya, wajib melaksankan strategi itu. Seperti, memberikan asimilasi kepada warga binaan, tentu asimilasi ini diberikan dengan berbagai syarat, tapi untuk memudahkan. Makanya, saya sangat hormat dengan pak Menteri, tutur Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri 2020.

Mengenai pengabdian di Kepolisian dan kemenkumham. Mantan Jurnalis ini menuturkan, bahwa yang membedakan hanyalah tugas. Sementara yang sama adalah manejemennya.

Jadi, kalau saya ditempatkan di mana saja, manajemen salah satu kuncinya. Sehingga ketika mempotret permasalahan dengan manajemen, segala sesuatunya bisa berjalan sebagaiamana mestinya. Tentu persoalannya banyak, tetapi lakukanlah yang menjadi prioritas utama, jelas Reyhanrd Silitonga yang pernah bertugas sebagai Direktur di Dirjen Imigrasi dan di Dirjen kekayaan Intelektual.

Hal lainnya, dan ini tak pernah terlupakan, saat menjadi Dirjen PAS, terjadi  peristiwa kebakaran di Lapas kelas 1 Tangerang. Perisitiwa itu  menyita perhatian berbagai kalangan. Media nasional dan internasional menyorotinya. Dengan manajemen krisis. Suami dari Anna br Siahaan mampu mengatasinya secara cepat, tepat dan terukur. Pembagian tugas pun dilakukan. Seperti bagian : humas, mendatangi keluarga, RS, dan sarana angkutan. Anak dari pasangan Blintor Silitonga dan Marintan Pasaribu, berhasil diwawancarai secara ekslusif Kornelius Wau dari Nawacita TV pekan silam lalu, di ruang kerjanya, Dirjen PAS, Kemenkumham.

T

Tags

Terkini