Baca Juga : Lapas Kelas III Kotanopan Kanwil Kemenkumham Sumut Terima 5 Orang Tahanan Baru
Pembinaan kepribadian adalah proses pembinaan warga binaan lapas dengan cara kegiatan siraman rohani yang berkaitan langsung dengan keagamaan dan spiritual warga binaan, pembinaan kesadaran terhadap agama dan kepercayaan masing-masing agar warga binaan bisa sadar akan kesalahan dan tindakan yang pernah mereka lakukan dimasa lalu.
Dengan adanya kegiatan pembinaan kepribadian melalui berbagai perlombaan diharapkan kepada para warga binaan lapas bisa menambah ilmu agama serta bertaubat dan tidak mengulangi kesalahan atau tindakan kejahatan lainnya yang dapat menyebabkan mereka terjerumus kedalam dunia kehidupan kriminal (life of crime).
Kasi Binadik dan Giatja, Efrida Sri Mulyana, selaku ketua terpilih mengatakan ada beberapa kegiatan yang akan diperlombakan. Bagi warga binaan beragama Islam akan diadakan lomba Adzan, Tilawatil Qur’an dan Ceramah. Sementara bagi warga binaan beragama Kristen akan dilakanakan lomba Lagu Rohani, Cerdas Cermat AlKitab serta Ayat AlKitab.
Efrida juga mengatakan kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada 19 November mendatang di Mesjid dan Gereja Lapas Padangsidimpuan dan dinilai langsung oleh juri yang kompeten dibidangnya.
Sementara itu, Kalapas Padangsidimpuan, Indra Kesuma, A.Md.IP., SH., MH mengatakan kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk nyata pembinaan di Lapas Padangsidimpuan guna mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya dan bentuk nyata hadirnya pemasyarakatan bagi warga binaan sesuai UU No. 12 Tahun 1995 tentang pemasyarakatan pasal 2, tujuan pemasyarakatan adalah sistem pemasyarakatan diselenggarakan dalam rangka membentuk warga Binaan Pemasyarakatan agar menjadi manusia seutuhnya, menyadari kesalahan, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindakan pidana sehinga dapat kembali diterima di masyarakat, sehingga dapat berperan kembali sebagai anggota masyarakat yang bebas dan bertanggungjawab.” Tegas Kalapas Indra Kesuma.
(Humas Lapasid)