Tenggarong, NAWACITAPOST - Dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, Lapas Tenggarong menggelar tabligh akbar dengan mengundang DR. KH Syarif Rahmat, RA, SQ, MA sebagai penceramah. Kegiatan ini sendiri dilangsungkan di lapangan Lapas Tenggarong yang diikuti oleh seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan jajaran petugas pemasyarakatan, Rabu (03/11/2021).
Dalam sambutannya, Agus Dwirijanto Kalapas Tenggarong menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi tinginya atas kehadiran penceramah yang jauh-jauh datang dari jakarta. "Saya selaku pimpinan dengan momentum tabligh akbar ini pula mengajak kepada seluruh petugas pemasyarakatan dan warga binaan dapat meneladani perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa risalah rahmatan lil'alamin" ungkap saat memberikan sambutan
Kegiatan ini di awali dengan pembacaan sholawat oleh tim hadrah al banjari yang anggotanya adalah warga binaan pemasyarakatan lapas tenggarong.
Pada kesempatan ini pula dilakukan wisuda angkatan I santri pesantren taubatan nasuha lapas tenggarong yang telah memulai pembelajaran sejak bulan April 2021 lalu. Dimana proses pengalungan kepada para wisudawan dilakukan oleh Jumadi, Kepala Pemasyarakatan Kemenkumham Kaltim yang berkesempatan hadir pada kegiatan tabligh akbar tersebut.
"Setelah dilakukannya wisuda ini, pesantren taubatan nasuha akan melakukan proses pembelajaran baru untuk angkatan II dengan jumlah santri sebanyak 55 orang, sehingga kedepan jumlah wbp yang menjadi santri akan bertambah setiap tahun pembelajaran nya" kata Ahmad Harnadi, Kasi Binapi Lapas Tenggarong
Pada puncak acara, KH. Syarif Rahmat menyampaikan tentang keistimewaan dari Nabi Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah, dimana namanya selalu diucapkan baik dalam setiap doa maupun amalan-amalan ubudiyah lainnya. "Nabi Muhammad juga Satu-satunya nabi yang didalam Al Qur'an banyak memiliki nama lain serta penyebutan yang berbeda dengan para nabi yang lain" ujarnya.
Selain menyampaikan hal tersebut, KH Syarif Rahmat juga mengajak para hadirin untuk menyanyi bersama lagu kebangsaan yang bertujuan untuk menguatkan rasa nasionalisme para wbp dan petugas dengan diselingan lantunan sholawat pada ceramah yang disampaikannya.
Dalam rangka menyemarakkan peringatan maulid nabi Muhammad SAW, Lapas Tenggarong mengadakan beberapa lomba islami yaitu, lomba adzan, lomba bilal jumat, hafalan dan murottal Al Qur'an serta lomba khutbah jum'at. (Kornelius Wau)
Simak informasi menarik lainnya di Youtube NAWACITA TV