Kami juga memberlakukan SOP kesehatan yang ketat, seperti skrining faktor risiko kesehatan setiap WBP baru masuk, melakukan upaya promotif dan preventif serta deteksi dini penyakit dan surveillance faktor penyebab kejadian penyakit.
"Kami juga mengaktifkan fungsi WBP sebagai kader kesehatan, WBP dilatih untuk membantu pertolongan pertama dan siap menghubungi petugas jika ada WBP yang sakit", ujarnya.