Dengan menggandeng Balai Latihan Kerja Kabupaten Ketapang, dan Instruktur sekaligus Barista dari @finestra.coffe, kegiatan berjalan lancar tanpa kendala bersama 15 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Ketapang yang mengikuti kegiatan. Selain dilatih untuk menjadi peracik kopi alias barista yang terampil, Uray Reza selaku Instruktur pelatihan juga memberi trik dan saran untuk mengelola Coffee Shop, selama kurang lebih 4 jam dimulai pukul 13:00 WIB dan selesai pukul 16:00 WIB.
Baca Juga : Deteksi Gangguan Kamtib, Lapas Tenggarong Gelar Razia
“Hasil dari pelatihan keterampilan ini diharapkan akan menjadi bekal para Warga Binaan ketika selesai menjalani pidananya, mengingat bidang industri kreatif merupakan lapangan kerja yang potensial,” ungkap Ali Imran, Kalapas Ketapang, saat memantau jalannya pelatihan.
Hal senada juga diungkapkan Jamhuri, dari BLK Kabupaten Ketapang, “Harapan kami, semoga setelah mereka (WBP) mendapat keterampilan dan pelatihan kerja, kedepannya bisa mengembangkan apa yang telah didapatkan selama pelatihan ini agar setelah mereka kembali ke masyarakat, dapat bekerja di tengah-tengah masyarakat, bahkan membuka lapangan kerja baru,” pungkas Jamhuri.
-
(Kornelius Wau)