hukum

Geger Rekaman Viral Diduga Pesta Narkoba, Internal Rutan Depok Bergerak Usut Tuntas

Senin, 5 Oktober 2026 | 09:26 WIB
Ilustrasi Rutan Depok yang kini tengah menginvestigasi video viral dugaan pesta narkoba. (maps/Rutan Kelas 1 Depok)

NAWACITAPOST.COM — Dunia pemasyarakatan kembali diguncang isu krusial usai sebuah rekaman video yang memperlihatkan sejumlah pria diduga tengah menggelar pesta narkoba beredar luas di jejaring media sosial.
 
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok kini bertindak cepat dengan melancarkan investigasi internal skala penuh guna membongkar fakta di balik cuplikan yang memicu keresahan publik tersebut.

Video yang diunggah oleh akun Instagram @monitorjabar pada Sabtu (3/10/2026) itu secara drastis menyedot perhatian netizen.
 
Baca Juga: Dari Kapolres hingga Kapolda, Irjen Asep Safrudin Kini Melesat Pimpin Bareskrim Polri
 
Narasi yang menyertai unggahan mengarahkan dugaan kuat bahwa aktivitas terlarang tersebut berlangsung di dalam area lingkungan pemasyarakatan Depok.
 
Dalam rekaman singkat itu, tampak suasana sebuah ruangan tertutup dengan beberapa pria di dalamnya; salah seorang di antaranya terlihat jelas memegang botol plastik transparan yang dimodifikasi sedemikian rupa, menyerupai alat pengisap sabu atau bong.

Menanggapi gejolak informasi yang kian memanas, jajaran pimpinan Rutan Kelas I Depok langsung mengambil langkah sigap.
 
Tim internal dibentuk untuk menyisir setiap sudut informasi, menginterogasi saksi-saksi potensial, serta menelusuri kebenaran lokasi maupun identitas para individu yang terekam dalam video.
 
Baca Juga: Pesona Suzuki Raider R150 Shadow, Si Ayam Jago Berwajah Baru nan Elegan

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas I Depok, Bogi Nurseto, mengonfirmasi bahwa pihaknya tidak tinggal diam dan tengah bergerak cepat merespons gelombang desakan masyarakat.

"Kami jajaran pejabat struktural Rutan Kelas I Depok sudah menerima adanya berita informasi yang saat ini beredar di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat. Menindaklanjuti hal tersebut, saat ini kami melaksanakan pendalaman, pengecekan, dan penelusuran secara internal untuk memastikan yang sebenarnya," ujar Bogi melalui keterangannya kepada awak media, dikutip Minggu (4/10/2026).

Langkah penanganan ini, menurut Bogi, merupakan komitmen mutlak institusi dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.
 
Pihaknya memastikan setiap rumor maupun aduan publik tidak akan pernah dikesampingkan, melainkan diproses secara obyektif berbasis ketetapan hukum dan bukti material di lapangan.
 
Baca Juga: Gempa Dasyat Guncang Sumba Barat Daya: 20 Rumah Rusak dan Warga Terluka
 
"Kami tidak mengabaikan setiap informasi yang disampaikan masyarakat. Setiap informasi menjadi perhatian dan kami tindak lanjuti berdasarkan fakta serta hasil pengecekan di lapangan. Untuk itu, saat ini kami masih melakukan pendalaman investigasi," kata Bogi.

Investigasi ketat ini juga diiringi dengan pengetatan benteng pertahanan dan keamanan di dalam rutan.
 
Langkah dramatis ini diambil sejalan dengan instruksi ketat dari tingkatan komando atas, yakni Direktorat Jenderal Pemasyarakatan serta Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, demi mengikis habis potensi penyimpangan di dalam tembok penjara.

"Kami juga terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan untuk memastikan seluruh pelaksanaan tugas pelayanan, keamanan, dan ketertiban di Rutan Depok berjalan sesuai dengan arahan pimpinan, yaitu zero halinar: bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba," pungkas Bogi.
 
Baca Juga: Langkah Rocky Gerung Masuk Wantimpres Memicu Kekecewaan Mendalam Ferry Irwandi

Meski gelombang desakan dan spekulasi publik terus menguat seiring viralnya video tersebut, pihak otoritas Rutan Kelas I Depok menegaskan belum mengambil kesimpulan final.
 
Proses verifikasi teknis, digital forensik, serta pemeriksaan saksi kunci masih terus digencarkan secara menyeluruh hingga tabir kebenaran di balik dugaan pesta narkoba ini terungkap secara terang benderang.

Tags

Terkini