hukum

Uang Rp106,3 Miliar Disita KPK, Jejaknya Mulai Dibongkar: Dari HGB Summarecon hingga Dugaan Biaya Muktamar NU

Jumat, 18 September 2026 | 16:04 WIB

Tidak boleh berhenti karena menyentuh pejabat.

Tidak boleh berhenti karena menyentuh pengusaha.

Tidak boleh pula berhenti karena nama organisasi besar ikut disebut dalam materi pendalaman.

Namun sebaliknya, tidak seorang pun boleh dihukum oleh opini sebelum bukti berbicara.

Di sinilah kredibilitas KPK diuji.

Bukan sekadar menunjukkan uang sitaan di depan kamera.

Melainkan membuktikan kepada publik:

uang itu dari mana, untuk siapa, melalui siapa, dan akhirnya digunakan untuk apa.

Sebab dalam kasus sebesar ini, yang ditunggu publik bukan lagi sekadar konferensi pers.

Publik menunggu ujung dari aliran uang. ***

Halaman:

Tags

Terkini