Bengkulu, NAWACITA – Terdengar letusan tembakan dari puluhan petugas pemasyarakatan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu di Mako Brimob Polda Bengkulu.
Suara letusan tersebut berasal dari lapangan tembak Mako Brimob dimana sedang berlangsung kegiatan pelatihan menembak dan bongkar pasang serta perawatan senjata untuk petugas pemasyarakatan dan jajaran Kanwil Kemenkumham Bengkulu.
Turut hadir Kepala Kantor Wilayah (Ilham Djaya), Kepala Divisi Pemasyarakatan (Pujo Harinto), Kepala Divisi Keimigrasian (Esti Winahyu Nurhandayani), Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM (Siti Cholistyaningsih), Kepala Unit Pelaksana Teknis di Lapas, Rutan, Rupbasan dan Kantor Imigrasi dan jajaran pegawai divisi pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu.
Dalam arahannya, Kakanwil mengucapkan terima kasih kepada satuan Brimob Polda Bengkulu yang telah memfasilitasi kegiatan dan harapannya saat latihan, peserta dapat mengikuti arahan dan aturan yang berlaku di lapangan. Sebelum masuk ke latihan menembak, akan dilakukan latihan kering pengenalan senjata dan pengecekan kondisi senjata dan peluru yang dimiliki Lapas dan Rutan, memastikan apakah kondisinya masih baik atau sudah kadaluarsa sehingga diperlukan penggantian dengan yang baru.
Instruktur tembak menekankan bahwa di lapangan tembak, seluruhnya harus mengikuti aturan karena senjata yang digunakan adalah senjata standar militer, jadi diharap dapat fokus dalam latihan. Kesempatan menembak pertama dilakukan oleh Kakanwil yang kemudian dilanjutkan dengan para pimpinan tinggi dan kepala unit pelaksana teknis. Agenda selanjutnya yang tak kalah penting adalah pelatihan bongkar pasang senjata jenis shotgun dan pistol.
Adapun kegiatan ini merupakan salah satu bentuk latihan untuk mengasah kemampuan menembak. Semoga setelah kegiatan ini, petugas pemasyarakatan yang merupakan ujung tombak dari pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan dapat terlaksana dengan baik. Acara diakhiri dengan apel penutupan. Salam Pemasyarakatan!