Balikpapan, NAWACITA - Dalam rangka penguatan WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi), Kepala Divisi Administrasi (Hajrianor), Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah (Amri D. Harahap), serta Kepala Subbagian Program dan Pelaporan Kantor Wilayah (Munaji) melakukan kunjungan di Lapas Kelas IIA Balikpapan. Kunjungan tersebut disambut baik oleh Kepala Lapas Balikpapan, Imam Setya Gunawan dan Kasubbag Tata Usaha, Krestyarto.
Kunjungan kerja ini bermaksud untuk memonitoring Lapas Kelas IIA Balikpapan dalam hal melihat progres dan hal apa saja yang telah dilakukan sehubungan dengan persiapan akan dilakukannya penilaian oleh Tim Penilai Eksternal terhadap layak tidaknya Lapas Kelas IIA Balikpapan memperoleh WBK.
Diruang kerja Kalapas Kadiv Administrasi Hajrianor berdiskusi dengan Kalapas Imam Setya Gunawan tentang upaya apa saja yang harus dilakukan terkait persiapan bila dilakukan penilaian oleh Tim Penilai Eksternal, terlebih Lapas Balikpapan adalah salah satu Lapas yang menjadi salah satu satker yang diunggulkan dan menjadi Satker Prioritas Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK).
Hajrianor berharap Lapas Balikpapan betul-betul mempersiapkan diri dan melaksanakan kegiatan apa saja yang bisa menguatkan daya dukung agar bisa berhasil meraih predikat WBK. Dalam diskusi tersebut Kalapas Imam Setya Gunawan meminta dukungan terkait dengan jumlah SDM yang ada di Lapas Balikpapan karena menurut Kalapas SDM yang ada sekarang ditugaskan khusus untuk menangani Tim Kerja WBK sehingga dibidang tugas lain seperti tenaga penjagaan agak berkurang.
Kalapas berharap agar ada tenaga pembantuan (BKO) dari UPT Pas yang lain. Kadiv Administrasi Hajrianor sangat memahami dan mendukung karena mengingat Lapas Kelas IIA Balikpapan merupakan Satker Prioritas Nasional (Stranas) WBK maka perlu dukungan dari berbagai pihak, namun demikian menurut Hajrianor hal tersebut akan dia sampaikan dan konsultasikan dengan Kakanwil dan juga Kadivpas.
Dalam kesempatan tersebut Hajrianor juga mengingatkan agar melaksanakan surat dari Sekjen Kemenkumham RI tentang Penyampaian Action Plan Peningkatan Nilai Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Satker Imigrasi dan Satker Pemasyarakatan. Yang penting menurut Hajrianor ada peningkatan perubahan layanan menjadi lebih baik dari sebelumnya dan berharap agar seluruh pegawai sama-sama menjaga integritas dan nama baik organisasi. Tingkatkan terus soliditas Tim/Pokja dan kolaborasi internal maupun eksternal agar apa yang menjadi target dapat tercapai.
Setelah berdiskusi dengan Kalapas selanjutnya Kadiv Administrasi dan rombongan berkenan mengikuti sebentar kegiatan teleconfrence di ruang rapat yang diadakan kantor pusat tentang Penguatan dan Pengarahan Bagi Satuan Kerja yang diusulkan WBK/WBBM dan selanjutnya meninjau lingkungan Lapas.
Dalam meninjau lokasi lingkungan Lapas tersebut menurut Hajrianor sudah banyak perubahan peningkatan yang cukup baik terhadap sarana layanan yang dimiliki. Hal demikian harus terus dipertahankan bahkan ditingkatkan agar masyarakat yang menerima layanan merasa sangat puas dan hal demikian sebagai modal untuk meraih predikat WBK.
Mengakhiri kunjungannya Kadiv Administrasi Hajrianor berharap agar apa yang sudah dipersiapkan selama ini jangan sampai sia-sia dan kita semua sama-sama menguatkan agar nama baik Kanwil Kaltim beserta jajarannya menjadi lebih baik dimata masyarakat dan untuk mencapai itu semua tergantung dari niat baik kita untuk sama sama berlomba berbuat yang terbaik bagi tercapainya tujuan organisasi kita.