hukum

Kisah Inspiratif Hardadi, Menarik Perhatian Dirjen Pas Untuk Mengunjungi Usaha Singkong D-9

Minggu, 14 Juli 2019 | 14:31 WIB
Salatiga, NAWACITA - Kelezatan singkong keju D-9 dari Salatiga sudah sangat diakui. Banyaknya artikel dari berbagai media cetak dan elektronik menjadi sebuah penegasan atas klaim tersebut. Kisah Inspiratif, Hardadi, sang pemilik usaha yang merupakan mantan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta juga selalu menarik untuk disimak.


Mungkin hal tersebut yang melatarbelakangi Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, Sri Puguh Budi Utami bersama Direktur Pelayan Tahanan dan Pengelolaan Barang Sitaan Negara (Basan) dan Barang Rampasan Negara (Baran) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono mengunjungi Cafe Telo milik Hardadi, Sabtu (13/07).


Bukan hanya menyicipi gurihnya singkong yang telah diolah menjadi berbagai varian, Utami bahkan melihat secara langsung proses produksinya. Dimana dalam proses tersebut, Hardadi banyak mengkaryakan para eks narapidana.


Kunjungan ini sendiri, menutup rangkaian kegiatan Dirjen Pemasyarakatan yang sebelumnya meninjau pembangunan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali.


Pada kesempatan kali ini, Utami yang juga didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Sutrisman beserta Ibu, Kepala Divisi Pemasyarakatan,  Marasidin Siregar dan Kepala Rutan Boyolali,  M. Ali, menyampaikan sekaligus mendorong percepatan pembangunan Rutan Boyolali.


Sebagaimana diketahui, Pembangunan Rutan Boyolali yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten setempat telah menyelesaikan progres tahap awal, namun agar Rutan Boyolali dapat segera beroperasi, masih ada beberapa bangunan dan fasilitas pendukung lainnya yang harus dipenuhi.


Hal inilah yang menjadi dasar pencipta Lagu Mars Kemenkumham ini  berkunjung untuk kesekian kalinya.

Terkini