Palembang, NAWACITA -Akhir pekan ini, Kota Palembang menjadi sasaran liburan bagi wisatawan Indonesia dan mancanegara. Pasalnya, kompetisi Motocross Grand Prix (MXGP) of Indonesia 2019 seri ke-11 digelar di OPI Mall MXGP Track, Jakabaring, Palembang. Pebalap motocross (crosser) dari berbagai dunia di kelas MXGP dan MX2 akan bersaing untuk meraih gelar juara dunia serta Piala Gubernur Sumatera Selatan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Sudirman D. Hury menjadi salah satu tamu kehormatan yang hadir dalam perhelatan ajang motocross kelas dunia tersebut, Minggu (7/7).
MXGP adalah event balap motocross paling elit di dunia. Sama seperti MotoGP, event ini juga berada di bawah naungan FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme). Seri dunia motocross ini sudah berusia cukup tua, yaitu pertama kali digelar pada 1957 silam. Seri MXGP juga dibagi dalam beberapa kelas berbeda, yakni MXGP dan MX2. MXGP menggunakan mesin dua langkah berkapasitas 250cc hingga mesin empat langkah berkapasitas 450cc. Sementara kelas MX2 diperuntukkan bagi mesin dua langkah 125cc hingga mesin empat langkah 250cc.
Yang berbeda dengan MotoGP, balapan motocross menempatkan seluruh kontestan pada garis start sejajar. Pebalap yang mendapat hasil terbaik pada tahap kualifikasi berhak memilih di sisi (gate) mana akan memulai balapan. Pebalap posisi dua terbaik kualifikasi akan berada di sampingnya, pebalap tercepat ketiga ditempatkan di samping posisi dua. Begitu terus begitu sampai pemilik catatan waktu terburuk akan berada di sisi start yang berbeda dengan pemilik pole position. Setiap seri MXGP terdiri dari dua balapan. Masing-masing balapan tersebut berdurasi 30 menit plus dua lap.
Sebelum digelar di Palembang, kompetisi MXGP ini sudah diselenggarakan dua kali di Indonesia, yakni di Bangka Belitung dan di Semarang. Menjadi tuan rumah untuk yang ketiga kalinya, Indonesia khususnya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan begitu fokus untuk memberikan fasilitas yang lebih baik. Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru turut menunjukan antusiasmenya ketika membuka acara. “Terima kasih banyak kepada seluruh dinas dan instansi terkait yang telah menyukseskan acara kita. Ini merupakan ajang motocross pertama di Indonesia yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Selatan yang mana pesertanya lebih dari 40 crosser yang tersebar di 18 negara. Tentu harus kita apresiasi tinggi. Ayo crosser Indonesia bikin harum nama NKRI,” pesannya.
Ajang yang diramaikan oleh 50 crosser dunia itu menarik perhatian warga Palembang dan sekitarnya, termasuk orang nomor satu di Kanwil Kemenkumham Sumsel, Sudirman D. Hury. Dia memboyong keluarganya langsung dari Jakarta untuk menikmati ajang balapan kelas dunia tersebut. Ditemui sebelum dimulainya acara, Sudirman turut menyampaikan apresiasinya. “Motocross merupakan salah satu olahraga kesukaan saya. Makannya saya sangat antusias untuk mengikuti ajang balap kelas dunia ini. Apalagi pesertanya dari 18 negara, saya yakin akan terjadi persaingan yang sengit di lintasan nanti,” ujar Sudirman.
Ditambahkannya, sirkuit MXGP Palembang ini cukup menantang meski lintasannya cukup pendek. “Masing-masing sirkuit memiliki tantangannya masing-masing. Lintasan di Belgia dan Belanda terkenal dengan pasirnya yang dalam, sementara trek di Prancis memiliki karakter bebatuan dan tanah liat keras. Nah, untuk Sirkuit di Palembang ini saya lihat lintasannya cukup pendek dan aman. Dibangun diatas kontur tanah yang rata, akibatnya tanjakannya tidak terlalu tinggi tapi cukup menantang,” lanjutnya.
Sirkuit MXGP Palembang di area OPI Mall terkenal sebagai sirkuit MXGP terpendek di kalender MXGP 2019. Sirkuit ini hanya memiliki 13 tikungan dengan tiga sektor. Panjangnya hanya 1,52 kilometer. Biasanya, rata-rata panjang sirkuit MXGP adalah 2 kilometer. Terdapat gundukan tanah setinggi 3 meter dan ada yang hanya satu meter. Juga ada 4 table top tempat aksi jumping para crosser dunia.
“Mengingat sirkuit ini hanya dibangun dalam waktu dua pekan, tentu saya sangat apresiasi seluruh tim yang terlibat. Belum lagi peran Pemerintah Provinsi beserta Jajaran Kemeterian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, khususnya Divisi Imigrasi yang telah memberi izin para crosser-crosser dunia untuk tampil disini. Memberikan aksi balap yang sangat kompetitif. Teruntuk crosser Indonesia, ayo keluarkan semangat juangmu. Salam Olahraga,” tutup Sudirman.
Pembukaan ajang MXGP ini dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan. Dihadiri oleh unsur Forkopimda yaitu Kapolda Sumsel, Pangdam II Sriwijaya, Kajati Sumsel, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang, Ketua DPRD Prov. Sumsel, Kepala Instansi Vertikal di Sumsel salah satunya Kakanwil Kemenkumham Sumsel, para Kepala OPD Prov. Sumsel, dan tamu undangan yang terdiri dari pejabat-pejabat daerah Prov. Sumsel.