hukum

Kantor Imigrasi Mataram Luncurkan Ruang Pelayanan Ramah HAM

Jumat, 5 Juli 2019 | 11:15 WIB
Mataram, NAWACITA - Kantor Imigrasi Kelas I Mataram meluncurkan Ruang Pelayanan Ramah HAM pertama di Indonesia yang telah diresmikan Direktur Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM RI, Ronny F Sompie.

Inovasiter sebut tak lepas dari banyaknya pemohon paspor dari kalangan lansia dan penyandang disabilitas di Mataram. Melihat kondisi tersebut, Dudi mengambil langkah mendirikan Ruang Pelayanan Ramah HAM yang dulunya menjadi ruang untuk pengambilan paspor. Dudi ingin mengajak jajaran Kantor Imigrasi Kelas I.

Mataram mengubah cara pandang dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat agar Kantor Imigrasi bukan lagi menjadi momok yang dipandang berbelit-belit dan tak ramah.

Disamping menyediakan beragam fasilitas menarik, proses  pengambilan nomor urut antrian juga menggunakan komputerisasi dengan deteksi wajah.

Hal ini menjadi salah satu upaya memutus praktik percaloan, di mana biasanya acapkali para calo mengambilkan nomor urut antrian bagi para calon pemohon.

Di Ruang Pelayanan Ramah HAM ini, para lansia, penyandang disabilitas, dan ibuhamil mendapat segala kemudahan dalam melakukan proses  permohonan paspor dengan beragam fasilitas menarik, mulai dari sofa,  mushala, kursi roda, kursi pijat, ruang ibu menyusui, dan tempat bermain bagi sikecil.

Selain itu, para lansia, penyandang disabilitas, dan ibuhamil juga akan menempuh seluruh proses permohonan paspor di Ruang Pelayanan Ramah HAM, dimana telah tersedia fasilitas untuk foto dan juga wawancara.  Jika merasa suntuk, lanjut Dudi, para penyandang disabilitas juga bias memanfaatkan ruang entertainment untuk karaoke atau menonton film.

Layanan khusus ini terpisah dari layanan regular dan memberikan keistimewaan. Hal ini tampak mulai dari areal parker terpisah, dilanjutkan memasuki pintu gerbang berbeda dimana akan ditempatkan petugas mendampingi para penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil menyusuri jalan setapak yang menjadi jalur khusus menuju Ruang Pelayanan Ramah HAM.

Para lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil juga tidak perlu lagi khawatir dan bingung mengurus paspor lantaran terdapat petugas bersiaga sejak di pintu masuk yang akan mendampingi hingga proses selesai.

Terkini