Jakarta, NAWACITA- Sebanyak 29 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Jakarta sukses merampungkan kelas rehabilitasi kriminil angkatan 35 yang diterima menerima sertifikat. Penutupan kegiatan tersebut dilakukan oleh Kepala Lapas Narkotika Jakarta yang diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana / Anak Didik, Soeistanto Pudji Djatmiko, Senin (24/6).
Selain itu, acara juga dirangkai dengan acara pembukaan 30 siswa baru angkatan 36 serta penyerahan kasos program kriminon bagi peserta baru.
Soeistanto berharap para siswa yang telah menyetujui program rehabilitasi di Lapas Narkotika Jakarta benar-benar terbebas dari narkoba. Bagi peserta batu, program serius yang diharapkan dan sungguh-sungguh disetujui dan diambil yang diberikan di lapas.
“Terbebas dari lingkaran gelap narkoba memang sulit, tetapi kalian pasti bisa terbebas dari lingkaran gelap narkoba karena punya niat, kemauan, dan kegigihan dari lubuk hati yang terdalam untuk bebas narkoba,” tegasnya.
Salah satu siswa kelas rehabilitasi criminon yang telah lulus dan menerima sertifikat berinisial MA menyetujui terima kasih yang sebanding dengan Lapas Narkotika Jakarta. "Saya tidak pernah terpikir bisa keluar dari belenggu narkoba, tetapi program dngan rehabilitasi kriminal ini saya ditolak terlepas dari jerat narkoba," tuturnya.
Wajah-wajah ceria dan optimis memandang kehidupan yang baru tanpa narkoba pun terpancar dari para siswa yang telah menyelesaikan program rehabilitasi criminon serta pancaran kegigihan tesirat dari wajah siswa criminon yang akan memunculkan kelas rehabilitasi kriminon di Lapas Narkotika Jakarta.