NAWACITAPOST.COM - Kanwil Kemenkumham Papua mengadakan ibadah rutin oikumene bulanan untuk merefresh kembali Iman Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menghadirkan Pendeta Max Ebe, Pembawa Firman Tuhan pada Jumat, (23/02/2024).
Kegiatan ibadah oikumene yang dihadiri sekitar 100 orang ASN yang tergabung baik melalui virtual bagi UPT di luar Kota Jayapura dan ASN dari jajaran UPT Pemasyarakatan dan Keimigrasian se-Kota Kabupaten Jayapura, Keerom dan sekitarnya.
Pendeta Max Ebe dalam Kotbahnya mengatakan Tema Ibadah Persekutuan Oikumene Kanwil Kemenkumham Papua hari ini, yakni “MELANGKAH DALAM OTORITAS TUHAN (2024-2028)” Permenungan dari tema kita hari ini terambil dari Kitab Ayub, tentunya kita akan belajar bersama apa yang menjadi panggilan Tuhan untuk pribadi kita masing-masing.
Baca Juga: Tingkatkan Publikasi Layanan AHU, Kanwil Kemenkumham Papua Hadiri Kegiatan PRevolution
Dalam Markus 1 1:35-38 Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
"Membangun Hubungan intim dengan Tuhan,” ucap Max Ebe.
Point pertama yang menjadi catatan Pendeta Max, "semua kita harus bangun di waktu pagi di saat yang lain masih tidur kita berdoa untuk orang-orang yang kita kasihi dan semua perlindungan untuk hari-hari hidup kita," ujarnya.
Ada satu yang Tuhan minta di Tahun ini melangkah dengan Iman Percaya, bukan melangkah kalau gaji su cair. Diiringi dengan lagu Mencari Tuhan dalam bekerja.
Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Papua Raih Penghargaan IKPA Terbaik Atas Kinerja Anggaran Tahun 2023
Point Kedua dari Kotbah, Memiliki Iman untuk Melangkah; Bdk Kitab 1 Yohanes 5 :1-51 Setiap orang yang percaya, bahwa Yesus adalah Kristus, lahir dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi Dia yang melahirkan, mengasihi juga dia yang lahir dari pada-Nya. 2 Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. 3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, 4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. 5 Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?
Dijelaskan Hamba Tuhan, Iman adalah dasar segala sesuatu yang tidak kasat mata. Jika saudara kehilangan keintimam dengan Tuhan, Ucapan syukur pun hilang, maka pengharapan pun raib. Tetap selalu sukacita dan mengucap syukur selalu dalam Tuhan Yesus.
“Yesus tidak datang hanya untuk anak-anak, Orang Tua, Dewasa, tetapi Yesus datang untuk menyelamatkan semua orang. Tongkat Musa ditangannya menunjukan otoritas Pemimpin. Pemimpin yang baik, pemimpin yang takut Tuhan,” ucapnya.
Baca Juga: Komitmen Berikan Layanan Prima, Jajaran Kemenkumham Papua Gelar Pencanangan P2HAM
Jangan lihat kondisi saudara di beberapa Tahun sebelumnya. Kondisimu yang terjadi hari ini tetapi mari refleksi membangun kembali Hubunvan yang intim dengan Tuhan. Membangun mezbah buat Tuhan di Rumah. Teruslah melayani lebih sungguh, Tuhan lebih dulu melayani kepadaku, melayani Masyarakat dengan sunggu, saudara harus mengasihi pekerjaan saudara, sama dengan Saudara melayani Tuhan.