hukum

Kanwil Kalsel Dampingi Perwakilan Pemprov Kalsel dan Pemkab Kotabaru Lakukan Audiensi

Jumat, 2 Februari 2024 | 11:36 WIB
Pemprov Kalsel dan Pemkab Kotabaru Lakukan Audiensi

NAWACITAPOST.COM -  Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan (Kanwil Kemenkumham Kalsel) terus berupaya untuk mendorong Pemerintah Daerah dalam pencatatan Indikasi Geografis (IG) di tahun 2024 ini yang telah ducanangkan sebagai Tahun Indikasi Geovrafis.

Bertempat di Ruang Rapat Ali Said, Sentra Mulia Jakarta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan didampingi Kanwil Kalsel gelar Audiensi ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual pada Kamis, (01/02).

Jajaran Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan diterima dengan baik secara langsung oleh Direktur Merek dan Indikasi Geografis, Kurniaman Telaumbanua. Dalam pertemuan ini dibahas terkait keunggulan kain sasirangan khas Kalimantan Selatan yang memiliki ciri khas tersendiri dan membutuhkan proses yang cukup rumit dalam menentukan motif yang diinginkan.

Baca Juga: Menciptakan Netralitas ASN, Kanwil Kemenkumham Kalsel Gelar Penyuluhan Hukum Serentak

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Selatan, Faisol Ali menjelaskan bahwa saat ini Kanwil Kalsel memiliki beberapa Langkah percepatan antara lain dengan membentuk Gugus Tugas Indikasi Geografis Bersama Pemerinta Daerah Provinsi.

Selanjutnya yaitu melakukan inventarisasi Potensi Indikasi Geografis se-Kalimantan Selatan, serta melkukan audiensi dengan Kepala Daerah dan melakukan pendampingan dalam penyusunan dokumenn deskripsi sebagai syarat utama proses pendaftaran Indikasi Geografis.

Kalimantan Selatan memiliki beragam potensi indikasi geografis, salah satunya adalah kain sasirangan dari Provinsi Kalimantan Selatan dan gula aren tirawan dari Kabupaten Kotabaru yang saat ini masih dalam proses penyusunan dokumen deskripsi.

Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Kalsel Lakukan Penandatanganan Bankum dan MoU Bersama OBH dan Institusi Pendidikan Kalsel

Pendaftaran Indikasi Geografis Sasirangan dan Gula Aren Tirawan ditargetkan dapat selesai dan penyerahan sertifikat dilaksanakan dalam gelaran MIC 2024 pada bulan Juni 2024.

Direktur Merek dan Indikasi Geografis sangat mengapresiasi dengan baik atas keseriusan Pemerintah Daerah serta Kanwil Kalsel dalam upaya mendorong Indikasi Geografis yang ada di Kalimantan Selatan.

”Ini sangat luar biasa, kolaborasi dengan Pemda dan patut dijdikan contoh untuk wilayah lain karena persoalan di daerah adalah banyak Pemda yang tidak mendukung akan kekayaan intelektual yang dimiliki masing-masing daerah. Kalimantan Selatan perlu jadi objek benchmarking dari Pemda," ungkap Kurniaman.

Kurniaman menyampaikan bahwa tahun ini adalah tahun indikasi geografis dengan judul cinta dan bangga produk indikasi geografis Indonesia. Jelajah Indikasi Geografis Indonesia akan dibuat pada acara di akhir tahun yang akan membuka peluang penghargaan bagi Kanwil yang mendorong Indikasi Geografis di daerah.

Baca Juga: Sekdaprov Kalsel Serahkan Penghargaan Atas Terwujudnya KKP HAM Kepada Kakanwil Kemenkumham Kalsel

Faisol Ali menyampaikan harapannya atas pertemuan yang dilakukan. “Semoga proses Indikasi Geografis yang diajukan berjaan lancar dan proses pengajuan bisa selesai dengan tuntas di tahun ini. Karena saat tahun tematik kali ini adalah tahun Indikasi Geografis, Kanwil Kalsel mendorong seluruh Kabupaten untuk mendaftarkan potensi kekayaan Indikasi Geografis yang menjadi ciri khas kedaerahan. Salah satu Indikasi Geografis yang telah berhasil dicatatkan di Kalsel adalah cabai hiung, yang saat ini memiliki permintaan ekspor yang begitu besar setelah didaftarkan sebagai IG," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini