NAWACITAPOST.COM - Kepala Kantor Wilayah, Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) Riau, Budi Argap Situngkir, membuka kegiatan Analisa Kebutuhan Sarana dan Prasarana tahun 2024.
Kegiatan Analisa Kebutuhan Sarana dan Prasarana tersebut bertempat di Aula Ismail Saleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Senin (22/1) dilansir Selasa (23/1).
Turut mendampingi Kakanwil Kemenkumham Riau seluruh Pimpinan Tinggi Pratama (Pimti) Kemenkumham Riau, kepala divisi administrasi, Johan Manurung, kepala divisi pemasyarakatan, Mulyadi, kepala divisi keimigrasian, Mas Arie Yuliansa, dan kepala divisi pelayanan hukum dan HAM, Edison Manik.
Kemudian pejabat struktural Kanwil Kemenkumham Riau dan diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Kemenkumham Riau.
Kegiatan dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya lalu diikuti dengan mars Kemenkumham. Selanjutnya pembacaan laporan ketua panitia pelaksana kegiatan yaitu Kepala Bagian Program dan Humas, Ibnu Rizal.
Kegiatan dilanjutkan dengan kata sambutan sekaligus membuka secara resmi pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Budi Argap Situngkir.
Dalam sambutannya, Budi Argap Situngkir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memastikan bahwa anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mencapai tujuan organisasi.
"Kegiatan ini penting untuk dilakukan agar kebutuhan sarana dan prasarana dapat terpenuhi dengan tepat sasaran dan akurat. Kami mengharapkan seluruh peserta harus serius, data dukung juga harus dilengkapi. Jangan malu bertanya kepada kanwil atau satker lainnya bila menemukan suatu permasalahan atau kebingungan selama proses pelaksanaan kegiatan,” ujar Budi Argap Situngkir.
Kakanwil juga menekankan pentingnya kolaborasi dan kerja sama antar UPT dan stake holder dalam menyusun kebutuhan sarana dan prasarana.
Baca Juga : kepala-kanwil-kemenkumham- riau-pimpin-perayaan-ulang- tahun-pertama-persekutuan- oikumene-anugerah
"Kolaborasi dan kerja sama antar UPT sangat diperlukan agar kebutuhan sarana dan prasarana dapat terpenuhi secara menyeluruh, dan tentunya jangan pernah tinggalkan stakeholder terkait dalam mendukung lancarnya kegiatan kita disepanjang tahun ini. Kami juga berterima kasih kepada para narasumber yang telah bersedia hadir dalam kegiatan kali ini, kami mengharapkan para narasumber dapat memberikan ilmu serta masukan kepada kami di jajaran Kemenkumham Riau ini," tutur Budi Argap.
Lanjut Kakanwil Kemenkumham Riau Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 22 dan 23 Januari 2024.
Baca Juga: jajaran-kantor-wilayah- kemenkumham-riau-ikuti-bsk- kumham-cerdas-tema-refleksi- kinerja-melalui-indeks
Pada hari pertama, peserta mengikuti materi terkait dengan penyusunan kebutuhan sarana dan prasarana dengan dua orang narasumber dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau, yaitu, Penyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran, Welman yang memaparkan terkait Analisis Kebutuhan Biaya Pembangunan Konstruksi Bangunan Gedung dan Penata Bangunan Gedung dan Permukiman,
Deko Fahruzil dengan paparan mengenai Standar Harga Satuan Bangunan Pembangunan Bangunan Gedung Negara (BGN). Pada hari kedua direncanakan peserta akan melakukan identifikasi kebutuhan sarana dan prasarana di masing-masing UPT.
Kemenkumham Riau