NAWACITAPOST.COM – Pasca penyelesaian asesmen calon pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tiga kandidat telah diseleksi untuk mengikuti tahap akhir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Namun, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jatim menyoroti indikasi pengkondisian dalam proses pemilihan ini, khususnya terkait calon Direktur Utama PT Jatim Graha Utama (JGU).
Menurut Ketua MAKI Koordinator Wilayah (Koorwil) Jawa Timur, Heru MAKI, terdapat dugaan kuat bahwa Kabiro Perekonomian Setda Pemprov Jatim melakukan intervensi dalam proses penentuan calon Dirut PT JGU. Bahkan, Heru menyebut keterlibatan oknum di lingkungan Ibunda Gubernur Jawa Timur dalam pengkondisian ini.
“Saya mendengar dan menelusuri berbagai informasi mengenai arah kebijakan yang diduga sebagai bentuk intervensi oleh Kabiro Perekonomian. Proses ini sudah masuk tahap yang tidak sehat sebelum pelaksanaan RUPS,” ungkap Heru MAKI.
Baca Juga: Iuran ke MKKS Dianggap Selesai, MAKI Jatim: Hentikan Pengelolaan Anggaran, Kembali ke Tupoksi!
Heru juga menyoroti bahwa pola pengkondisian serupa pernah terjadi di BUMD lain, termasuk Bank UMKM Jatim. Ia menyebut adanya indikasi penggantian sepihak yang terjadi melalui RUPS Luar Biasa (RUPS LB) yang diduga kuat dipengaruhi oleh pihak yang sama.
Sebagai bentuk protes atas dugaan intervensi tersebut, Heru MAKI secara terbuka menantang Kabiro Perekonomian terkait penunjukan calon Dirut PT JGU. Ia bahkan mengklaim sudah mengetahui siapa sosok yang akan dipilih.
“Walaupun RUPS belum dilaksanakan, saya tantang Kabiro Perekonomian bahwa calon Dirut yang akan ditunjuk adalah inisial F,” tegas Heru MAKI.
Baca Juga: Kepedulian di Bulan Ramadhan, MAKI Jatim Salurkan Takjil untuk Masyarakat
Lebih lanjut, Heru meminta Kabiro Perekonomian untuk lebih mengutamakan kualitas sumber daya manusia dalam pemilihan pimpinan BUMD.
“Saya yakinkan bahwa MAKI Jatim akan bergerak jika ada intervensi dalam RUPS PT JGU. Kami sudah mengantongi bom waktu skandal yang saat ini terjadi di PT JGU, dan saya siap untuk meledakkannya,” ujar Heru dengan nada serius.
Dengan semua temuan yang dimiliki, Heru MAKI berencana melaporkan hasil kajian ini langsung kepada Sekdaprov Jatim dan Ibunda Gubernur Jawa Timur.
Baca Juga: Miliaran Rupiah Mengalir ke MKKS Malang: MAKI Jatim Siap Laporkan ke Kejaksaan!
“Hari ini Ibunda Gubernur dan Sekdaprov Jatim baru saja kembali dari Misi Dagang di Maluku Utara. Saya sudah mengajukan permohonan waktu untuk bertemu dan menyampaikan laporan terkait dugaan pengkondisian ini,” jelasnya.
Sebagai bentuk pengawasan langsung, Heru MAKI menegaskan bahwa dirinya beserta jajaran MAKI Jatim akan hadir dalam RUPS PT JGU untuk mengawal jalannya pemilihan, meskipun tidak diundang.