Ancaman dan tantangan ini akan kita taklukan berbekal semangat yang sama seperti di contohkan para pejuang 10 November 1945. Tidak mudah memang, tetapi pasti bisa. Kerana pahlawan bangsa telah mengerjakan kita nilai nilai perjuangan. Nilai yang jika kita ikut niscaya membawa jejak kemenangan.
Parah pahlawan telah mengajarkan kepada kita bahwa, kita bukan bangsa pencundang. Kita tidak akan pernah rela untuk bersumpah dan menyerah kalah. Sebesar apapun ancaman dan tantangan akan kita hadapi. Dengan tangan mengepal dan dada menggelora
Dengan hanya berbekal bambu runcing, para pahlawan dalam pertempuran 10 November menghadapi musuh yang merupakan pemenang perang dunia dengan persenjataan terbaik.
Kakanwil juga mengajak jajaranya untuk bersyukur saat ini semangat untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan dapat di lihat dan di rasakan denyutnya di seluruh pelosok negeri.
Tak hanya itu, dalam amanat Menteri Sosial (Tri Rismaharini) yang dibacakan oleh Kakanwil Kemenkumham Papua (Anthonius M Ayorbaba), disampaikan semangat yang berasal dari nilai perjuangan pahlawan bangsa di tahun 1945.
"Semangat yang membawa kita menolak kalah dan menyerah pada keadaan.menyatuhkan kita dalam upaya mewujudkan kehidupan kebangsaan yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa mewujudkan masa depan yang lebih baiK," ujarnya.
"Bersama kita Bagun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang makin maju makin sejahtera," ujarnya.