Sabtu, 18 Juli 2026

Diduga Ada Pelaku Bawa Sajam, Diminta Polres Rohul Tindak Lanjut Laporan Masyarakat

Photo Author
Fahrin, Nawacita Post
- Senin, 24 Juli 2023 | 06:10 WIB

Rohul, NAWACITAPOST.COM - Diduga Pelaku Pengeroyokan sekeluarga dilaporkan di Polres Rokan Hulu (Rohul), Riau. Laporan sudah diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian setempat Sabtu, (22/7/2023).
-
Foto Korban Pengeroyokan Saat Menanyakan Mertuanya Yang Sedang Sakit Pasca Diduga Pengeroyokan itu terjadi di Tempat Mereka.
Dugaan kasus yang dilaporkan tersebut, korban bernama ABD Rohim warga Kampung Tangun, RT 001, RW 003, Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba juga Ketua Pemuda RT setempat.
-
Foto Surat Dukungan Perangkat Desa, Tokoh Dan Masyarakat

ABD Rohim selaku korban menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Rohul yang sudah menerima laporannya. Berharap secepatnya diproses, karena diduga para pelaku bisa saja melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

"Pada laporan ini, saya sudah divisum di Rumah Sakit Surya Insani Pasirpangaraian diantar Bapak Polisi dan sudah dibuat Berita Acara Pemeriksaan. Atas Kejadian itu saya trauma dan kepalaku kesakitan bagian belakang yang Benjol luka kena benda tumpul, keningku kesakitan, beberapa badanku tergores benda senjata tajam (Sajam) atau pisau. Itu yang saya rasakan pasca saya dikeroyok itu pak, dan benar-benar kami sekeluarga dirugikan, karena dirumah kami sedang ada orang tua yang sakit,"katanya kepada NAWACITAPOST.COM.

Adapun Laporan di SPKT Polres Rohul, nomor Polisi LP/B/164/2023/ SPKT/ Polres Rokan Hulu, dugaan Tindak Pidana Pengeroyokan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang KUHP sebagai mana dimaksut dalam Pasal 170 KUHP Yang terjadi Jumat Tanggal 21 Juli 2023 sekira Jam 23 00 Wib, Dalam laporan tersebut Korban melaporkan terduga para pelaku masing,-masing bernisial alias D,S, P dan AR.

"Dugaan pengeroyokan bersama - sama tersebut, karena yang yang terlapor tidak menerima dengan teguran saya, atas besar suara musik mereka berkaraoke yang sudah hampir jam 23.00 Wib malam. Dihari - hari sebelumnya juga sudah beberapa disampaikan oleh RT dan RW dan tokoh masyarakat setempat ke mereka, karena selain mengganggu jam istirahat masyarakat dan dirumah kami tetangga mereka red. Ada mertuaku sedang sakit parah," beber korban usai melapor di Mako Polres Rohul

Lanjut Rohim selaku Ketua Pemuda yang diangkat masyarakat setempat, kejadiannya berawal sekira jam sekira jam 22.30 wib malam, dirinya selaku ketua Pemuda mendatangi tetangga mereka itu yang punya warung bernama Putra inisial P. Kedatangan untuk meminta tolong untuk suara musik yang berkaraoke untuk diberhentikan.

Dari Pengakuan Rohim Karena mertuanya bernama Parsea 78 tahun dirumah mereka yang sedang sakit parah tergantung dan juga terganggu masyarakat yang istirahat malam.

Namun di warung yang sedang ada nyanyi berkaraoke tersebut tidak dihiraukan, musik mereka red. tetap saja dihidupkan besar sambil benyanyi-nyanyi ada beberapa orang mereka yang bernyanyi diwarung tersebut.

"Kamudian saya kedua kalinya hendak pergi menyampaikan kembali malam itu saya masih depan rumah kami, tiba-tiba saat itu dirinya diserang oleh S meninju kepalanya dibagian depan dibagian kening sebelah kiri, lalu Aias D Inisial menyerang Pakai Pisau dibagian perut namun sempat saya mengelak, namun kena goresan, selanjutnya D dan S serta yang lain mereka bersaudara red Bernisial P dan AR ikut menganiayanya secara bersama-sama hingga dirinya jatuh ke tanah, hingga mereka dilerai oleh masyarakat yang ada disana, diantaranya L, Y, T, S selaku RT dan lainnya dan malam itu saya langsung dibawa dibawa di Puskesmas Bangun Purba," ungkap Korban.

Korban berharap, karena rumah mereka bertetangga dengan para pelaku yang diduga melakukan pengeroyokan terhadapnya untuk menjadi perhatian Bapak Kapolres Rokan Hulu, apa lagi saat dirinya dikeroyok itu, ada kata - kata para pelaku, "bunuh itu orang pendatang disini, baru jadi ketua pemuda sudah belagu, sok-sok membuat peraturan", tutur Rohim meniru kata-kata yang mengeroyok nya itu.

Sesuai konfirmasi dihimpun dan investigasi media ini di Tempat Kejadian Perkara (TKP), terlihat rumah atau warung tempat karaoke dimaksut sudah tiutup dan tidak ada orang lagi yang beraktifitas jualan. Dari keterangan warga, mereka tidak tahu pemiliknya entah kemana pasca kejadian itu.

Sementara itu, benar ada orang tua atau mertua korban yang sudah lama sakit diatas tempat tidur bernama Parsea 78 tahun, dan beberapa warga menyampaikan keresahan mereka musik karaoke yang menjadi pemicu korban' dikeroyok secara bersama-sama itu.

Dirumah korban, salah satu masyarakat membenarkan dugaan korban dikeroyok depan ini tempat nya. Dirinya saat itu sedang tidur, tiba-tiba anak saya yang pulng mengaji membangunkan nya dan memberi tahu ada yang ribut,

"Langsung saya langsung keluar dan benar saya melihat dan sempat menahan tangan inisial D alias Dirman nama aslinya inisial SD yang ditanganinya ada senjata tajam (Sajam) nya itu dihujat ke Korban, sebelumnya P dan lainnnya melakukan penganiayaan, saya lihat sekilas karena malam hari, hingga mereka berguling-guling dan saat itu kami lerai mereka untuk tidak lanjut diduga pengeroyokan itu kepada korban, korban kami bawa kerumah nya sampai ada dinding rumah korban juga batu batanya sampai jebol," kata warga yang siap menjadi saksi di Polres Rohul.

Kapolres Rohul AKBP Budi Setiyono yang dikonfirmasi mengatakan, laporan sudah diterima selanjutnya ditindaklanjuti pemanggilan saksi-saksi hingga penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Rohul secara profesional

"Perkembangan laporan disampaikan melalui Surat Pemberitahuan Pengembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) kepada pelapor."pungkasnya.

Untuk diketahui atas kasus ini Aparat desa dan masyarakat ada membuat surat pernyataan bahwa, warung Tuak dan Warung karaoke untuk tidak lagi beraktifitas suara musiknya karena meresahkan masyarakat dan tergangggu warga yang sedang sakit

Redaksi NAWACITAPOST.COM.
Fahrin Waruwu

Editor: Fahrin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB