NAWACITApost.com - Aksi main koboy yang diduga dilakukan kawanan manajemen Api Biru secara brutal terhadap salah seorang bos percetakan printing (Djohan).
Keluarga Djohan (M) meminta Aparat Penegak Hukum Polresta Tanjungpinang untuk segera mengungkap dan menangkap siapa saja Pelaku dari kejadian itu tanpa pilah pilih
“Kami minta hukum ditegakkan yang seadilnya dan proses siapa-siapa saja yang terlibat dan menyeret tersangkanya untuk diadili,” Ucapnya.
Sementara, hasil konfirmasi Media pada hari senin 26/6/2023 di Unit Pidum Polresta Tanjungpinang-Kepri, baru satu orang pelaku diamankan dan masih proses pemanggilan saksi saksi" Ungkap Penyidik singkat saat itu.
Ini Pemicu terjadinya aksi pengeroyokkan berdasarkan Lansiran disalah satu media
Bermula saat korban Djohan hendak pulang meninggalkan cafe Api Biru, saat di pelataran parkir Cafe Api Biru, korban menghidupkan mobilnya dan meninggalkan tempat parkir menyenggol mobil salah seorang pengunjung cafe tersebut.
Setelah meninggalkan area parkir, korban tidak mengetahui bahwa dirinya sudah diikuti dan dibuntuti dari belakang dengan beberapa mobil.
Di depan taman makam pahlawan (TMP) km 5 Tanjungpinang, sekira Pukul 04.00 WIB dini hari Djohan langsung dijegat dan tanpa basa-basi ia dikeroyok sampai tersungkur.
Setelah dikeroyok sampai terkapar tak berdaya, ia ditinggalkan tergeletak di tepi jalan oleh kawanan manajemen Cafe Api Biru, tubuh Djohan mengalami luka-luka memar. Ia sempat ditolong oleh warga yang melintas di jalan tersebut/Red.
(YD)