Pekanbaru, NAWACITAPOST.COM - Kementrian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Riau melaksanakan rapat Penyerapan anggaran Tahun 2023 secara virtual kepada seluruh UPT Senin, (10/4/2023)
-
-
Penyerapt Anggaran menjadi perhatian penting ditegaskan Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd. Jahari Sitepu, sehingga dalam memasuki Triwulan II Tahun 2023 ini, beliau berharap seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham Riau dapat melaksanakannya dengan maksimal.
-
Turut hadir Kepala Divisi Administrasi, Johan Manurung, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan, Mulyadi, beserta perwakilan Divisi Keimigrasian dan Divisi Pelayanan Hukum, kakanwil menyoroti realisasi penyerapan anggaran Kemenkumham Riau yang masih rendah pada Triwulan I kemarin.
“Dalam rangka percepatan itu, diantaranya berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, harus sesuai rencana umum yang telah dibuat dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku sekarang ini,” sebut Jahari seperti dilansir di Akun Facebook Kanwil Kemenkumham Riau.
Dia juga meyakini, dengan percepatan pengadaan barang jasa berpengaruh terhadap serapan anggaran yang nantinya tergambar pada laporan realisasi fisik dan keuangan rutin.
Masih terdapat beberapa divisi di Kanwil Riau yang penyerapan masih rendah, untuk itu Jahari menyebut agar dipetakan apa yang menjadi penyebabnya, kemudian dicari solusi secara bersama-sama.
“Pada jajaran Pemasyarakatan, saya minta percepat penyerapan anggaran belanja modal. Juga belanja pemeliharaan gedung. Jangan menunggu akhir tahun, nanti semuanya serba terburu-buru,” ingatkannya.
Kakanwil turut menyampaikan pesannya dalam rangka menghadapi Idul Fitri 1444 hijriah ini agar jajaran Pemasyarakatan siaga dan waspada pada kantornya masing-masing. Untuk cuti lebaran agar tidak diberikan pada waktu seminggu sebelum dan sesudah lebaran bagi petugas lapas/rutan/LPKA. Lalu, jangan ada pungutan liar terhadap pemberian remisi lebaran, juga PB/CB/CMB dan hak integrasi WBP lainnya, tambah kakanwil.
Tak ketinggalan pesannya untuk jajaran Imigrasi, Jahari memerintahkan juga agar memaksimalkan belanja modal agar BMN bisa segera difungsikan secara maksimal.
“Kalau cepat dibelanjakan, BMN yang kita beli bisa dapat menunjang operasional kantor sehari-hari. Jadi kerjanya bisa semakin cepat selesai,” ucapnya. Kakanwil pun tak lupa mengingatkan agar jajaran Imigrasi benar-benar bekerja dengan Profesional, jangan ada pungli ataupun bermain belakang dalam pengurusan paspor. Saat ini Imigrasi sedang dalam pemantauan masyarakat, jangan sampai kita menyumbang citra negatif Kemenkumham, sambungnya.
Diakhir kegiatan, Kakanwil mendorong seluruh satuan kerja untuk mengangkat peringkat Kanwil Riau pada Triwulan II ini. Beliau mematok seluruh sater untuk dapat menyerap anggaran minimal sampai 51,52%. Untuk itu dibutuhkan koordinasi dan kerjasama antara kanwil dan satker sehingga setiap permasalahan yang ada bisa dicarikan jalan keluar.