Bandung, NAWACITAPOST.COM – Kementerian Hukum dan HAM yang merupakan Leading Sector dari Pelaksanaan KTT G20 berkomitmen untuk ikut serta dan berperan aktif dalam mensukseskan acara tersebut. Kemenkumham Jabar yang merupakan bagian dari Kementerian Hukum dan HAM R.I terus berusaha menyebarluaskan informasi melalui Glorifikasi Pemberitaan dan juga Sosialisasi KTT G20 kepada masyarakat luas khususnya Masyarakat Jawa Barat yang pada pagi ini (Jum’at, 11/11/2022) dilakukan dengan melaksanakan Jalan Santai bersama Pimpinan Tinggi Pratama, Pegawai Kanwil dan Unit Pelaksana Teknis se-Bandung Raya di Taman Lansia Jalan Cisangkuy, Citarum, Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung. Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 2022 didaulat menjadi Tuan Rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua Bali yang akan diselenggarakan tidak lama lagi.
Baca Juga : Optimalisasikan Layanan Keimigrasian, Kanwil Kemenkumham Jabar Ikuti Peluncuran Aplikasi e-VOA oleh Ditjenim
Indonesia sebagai pemegang Presidensi G20, Dunia menganggap bahwa Indonesia mampu bertahan ditengah-tengah krisis yang melanda dunia. KTT G20 mempresentasikan 60 % (persen) populasi di Dunia, 84 % Product Domestic Bruto (PDB), dan 75 % berbicara presentasi lainnya, sehingga sangat besar manfaat didalamnya.
-
KTT G20 memastikan stabilitas keuangan, mendorong pertumbuhan, serta menghindari dan mengelola krisis. Meningkatnya integrasi negara-negara berkembang dalam ekonomi global berkontribusi pada tujuan G20, yaitu pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif.
-
Pelaksanaan Konferensi KTT G20 Indonesia 2022 diarahkan untuk kepentingan masyarakat dengan melibatkan peran serta masyarakat secara langsung dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan Konferensi KTT G20. Seperti diketahui bahwa KTT G20 merupakan Konferensi Tingkat Tinggi yang beranggotakan Negara-negara Maju dan Berkembang yaitu : Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brazil, China, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Korea Selatan, Rusia, Perancis, Turki, dan Uni Eropa.