Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Graha Pengayoman ini di buka langsung oleh Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H.Laoly yang di hadiri secara langsung oleh Sekjen Kemenkumham, Irjen Kemenkumham, para Pimpinan Tinggi Madya serta Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri yang di relay melalui aplikasi zoom dan dapat pula disaksikan melalui kanal youtube Kemenkumham.
Bertempat di aula Ismail Saleh, melalui virtual Plt.Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Riau Ramelan Suprihadi, para Pimpinan Tinggi Pratama , serta para Pejabat Administrator dan Pengawas dilingkungan kanwil Kepri turut menyaksikan kegiatan refleksi akhir tahun 2021 ini.
Membuka sambutannya Menteri Hukum dan HAM Yasonna H.laoly menyampaikan ucapan puji syukur atas Kehadirat Tuhan YME karena telah berhasil melewati berbagai tantangan hingga penghujung tahun ini.
“Tahun 2021 adalah tahun yang berat dan penuh tantangan, dalam kurun waktu tersebut pegawai yang terpapar covid menyentuh angka 7720 dan sebanyak 63 pegawai meninggal dunia dikarenakan covid-19, berkat pertolongan Tuhan, komitmen, disiplin, serta kepedulian kita dan pengendalian ketat yang dimulai dari himbauan hidup sehat, disiplin menerapkan protokol kesehatan, pemberian vitamin dan obat-obatan, memvaksinasi seluruh pegawai, keluarga pegawai, warga binaan pemasyarakatan kita telah berhasil menurunkan jumlah yang terpapar covid hingga ketitik terendah“, terang Yasonna.
Pada tahun 2021 kita juga telah melakukan Transformasi Digital guna mendukung pemulihan ekonomi masyarakat melalui usaha mikro dan kecil agar memiliki daya saing, dengan menghadirkan inovasi aplikasi perseroan perorangan yang bertujuan untuk memberikan kemudahan berusaha secara perorangan dalam membuka usaha/ investasi dan mendukung pemulihan ekonomi nasional, imbuh Menkumham.
Kemenkumham juga telah berhasil mendapatkan berbagai penghargaan dan menorehkan prestasi yang membanggakan selama tahun 2021 ini. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 10 kali berturut-turut, 6 Satker Penerima WBBM dan 49 Satker Penerima WBK tahun 2021 oleh Kementerian PAN-RB. Penghargaan KPK kepada Kemenkumham atas pelaporan dan pengendalian gratifikasi, Top 45 Penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) atas Layanan SIPKUMHAM dari KemenPAN dan RB, Top 99 Inovasi Layanan Publik Aplikasi VERASI (Verifikasi dan Akreditasi Pemberi Bantuan Hukum Elektronik) dan sederet penghargaan lainnya.
“Kerja keras tidak menghianati hasil, berkat kolaborasi dan sinergi internal Kemenkumham, Kementerian/Lembaga lain, dan dukungan stakeholder, berbagai penghargaan telah kita torehkan pada tahun ini “, tuturnya.
Meskipun banyak prestasi yang berhasil kita raih namun disisi lain kita pun harus menyadari masih masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki. Perbaikan system dan pembaruan prosedur harus terus menerus kita update dan awasi, tujuannya untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak bisa diprediksi. saya minta hal ini dilakukan dengan cepat dan tepat, sehingga peristiwa seperti kebakaran, pelarian, tenggelamnya kapal tidak terjadi lagi, pinta Yasonna.
Terakhir Menkumham juga meminta agar seluruh jajaran insan pengayoman untuk tetap komitmen, disiplin, dan mengedepankan sinergi serta kolaborasi untuk mewujudkan Kemenkumham semakin PASTI dan Berakhlak.
“ Mari kita songsong 2022 dengan doa dan harapan, agar kita mampu menjadi insan pengayoman yang lebih baik lagi, dan tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan karena covid-19 masih ada disekitaran kita “, pungkas Menkumham Yasonna H.Laoly.
Simak informasi menarik lainnya di Youtube NAWACITA TV
https://youtu.be/0Ao5rskxczs