Senin, 20 Juli 2026

Inspektur Jenderal Kemenkumham Kunjungi UPT Pemasyarakatan di Kalsel

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Selasa, 9 November 2021 | 09:30 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Selesai melakukan Penguatan Mitra Kerja Strategis (PMKS) di Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Inspektur Jenderal, Razilu, bersama dengan Direktur Teknologi Informasi Kekayaan Intelektual sekaligus Plt. Sekretaris Dirjen KI, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Tejo Harwanto, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sri Yuwono, dan Kepala Divisi Keimigrasian melakukan kunjungan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT), Senin (08/11/21).

Agenda kunjungan UPT kali ini adalah Lapas Kelas IIA Banjarmasin dan Bapas Kelas I Banjarmasin. Dalam kunjungannya ke Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Razilu melihat inovasi pelayanan untuk mendukung Revolusi Digital, yaitu Aplikasi Sistem Informasi Layanan Kunjungan (SILAKU) untuk memudahkan keluarga WBP dalam melakukan kunjungan atau penitipan barang dan Aplikasi Sistem Informasi Terpadu Satu Pintu (SISAPI). Dalam kunjugannya di Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Razilu meninjau Ruang Kesehatan dan berkeliling melihat blok hunian WBP sekaligus menyapa WBP sembari selalu mengingatkan untuk selalu berdoa dalam kondisi apapun.

Selanjutnya, dilakukan penguatan oleh Inspektur Jenderal kepada jajaran pegawai Lapas Kelas IIA Banjarmasin. Sebelum pengarahan oleh Inspektur Jenderal, Kasi Bimbingan Narapidana/Anak Didik Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Bambang Hari Widodo mewakili Kalapas Banjarmasin menyampaikan laporan dan menyampaikan profile Satuan kerja untuk selalu melakukan perbaikan dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi. “Kami seluruh jajaran pegawai Lapas Banjarmasin, berkomitmen penuh untuk menjadikan Lapas Banjarmasin berpredikat WBK,” ujarnya.

-


Razilu menyampaikan beberapa komponen penting untuk membangun ZI. ”Pembangunan ZI diawali dengan komitmen oleh seluruh pegawai, diperlukan Nilai Survey IPK/IKM dimana untuk di Lapas terdiri dari WBP, keluarga WBP, dan mitra dan yang terakhir untuk selalu menghadirkan beragam inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Razilu.

-


Dilanjutkan kunjungannya di Bapas Kelas I Banjarmasin, Razilu secara khusus ingin mendengar pengalaman selama bertugas menjadi JFT Pembimbing Kemasyarakatan (PK). Dalam kesempatannya, JFT PK Madya, Sayuti menyampaikan pengalamannya. “PK memiliki tugas untuk membimbing WBP, sehingga setelah selesai menjalani masa tahanan, WBP telah memiliki kompetensi, dapat diterima kembali di masyarakat, dan berguna bagi keluarga dan negara,” ucap Sayuti.

-


Menanggapi Sayuti, Razilu menyampaikan bahwa PK harus siap untuk melakukan pendampingan dan bimbingan bagi WBP, untuk meningkatkan kompetensi, dan dapat dilakukan Rapat Koordinasi Pembinaan PK. (Kornelius Wau)

 

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB