“Alhamdulillah, minat warga binaan yang antusias dan aktif dalam upaya bersama Lapas dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan literasi agar dapat menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya,” ujarnya.
Buku adalah jendela dunia, di mana kita bisa melihat isi dunia tanpa harus melakukan perjalanan. Dengan membaca buku, kita dapat memperkaya pengetahuan kita dengan informasi-informasi baru yang selama ini belum kita ketahui. Hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi kita di masa depan. Semakin banyak pengetahuan yang kita miliki, semakin siap pula kita menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul di masa depan,” pesannya.
Wahyu pun berharap, warga binaan yang aktif dan meningkatkan minat bacanya, dapat menambah wawasan yang menjadi bekal kelak setelah kembali ke masyarakat.
“Diharapkan dengan meningkatnya minat baca warga binaan dapat menambah wawasan dan menjadi bekal pengetahuan ketika kembali ke masyarakat,” pungkas Wahyu Indarto.*
Artikel Terkait
13 Pegawai Satker Kemenkumham Banten Ikuti Tahapan Wawancara Seleksi Terbuka Eselon V
Kemenkumham Banten Terima Study Komparasi oleh Sekretariat Badan Musyawarah DPR RI
FGD Penelitian Pengenaan Tarif Tertentu Pada Pelayanan Paten dan Hak Cipta Kemenkumham Banten
Kemenkumham Banten Dampingi Satuan Kerja Penuhi Data Dukung P2HAM
Kemenkumham Banten Ingatkan Pentingnya Cegah Pelanggaran Kekayaan Intelektual